Infonusa.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Muhammad Idham, melaksanakan kegiatan reses di Desa Sebulu Ulu, Kecamatan Sebulu.
Dalam agenda serap aspirasi tersebut, salah satu perhatian utama masyarakat adalah kondisi Sekolah Dasar (SD) 017 yang dinilai sudah sangat memerlukan perbaikan dan penambahan fasilitas.
Saat meninjau langsung ke lapangan, Idham melihat kondisi SD 017 yang merupakan sekolah lama hasil program SD Impres pada masa lalu.
Adapun, sejak berdiri, sekolah ini belum pernah mendapatkan pembangunan ruang kelas baru. Kondisinya yang sudah tua membuat proses belajar mengajar kurang nyaman, sementara jumlah murid terus bertambah setiap tahunnya.
“Sekolah ini bangunan lama, sudah puluhan tahun berdiri, tapi sampai sekarang belum ada bangunan baru. Padahal lokasinya strategis, dekat dengan kantor camat,” ujarnya pada Rabu (13/8/2025).
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 mendatang, sekolah tersebut sudah dipastikan akan mendapatkan pembangunan fasilitas perpustakaan melalui program pemerintah.
Namun, menurutnya, kebutuhan sekolah tidak hanya berhenti pada perpustakaan. Idham menilai penambahan ruang kelas (lokal) sangat mendesak agar sekolah mampu menampung lebih banyak siswa dengan kondisi yang lebih layak.
“Alhamdulillah tahun 2026 ada pembangunan perpustakaan, tapi saya minta jangan hanya itu. Minimal ada tambahan ruang kelas, supaya bisa jadi tiga lokal. Itu penting untuk mendukung kenyamanan belajar siswa,” tegasnya.
Idham berharap Dinas Pendidikan Kukar dapat menambahkan anggaran agar pembangunan tidak hanya berhenti pada fasilitas perpustakaan, melainkan juga meliputi ruang kelas baru yang representatif.
Ia menilai, keberadaan ruang kelas tambahan akan sangat membantu mengurangi keterbatasan ruang belajar yang dialami guru dan murid.
“Kalau bisa jangan setengah-setengah. Perpustakaan bagus, tapi ruang kelas juga harus diprioritaskan. Kita ingin SD 017 ini jadi sekolah yang keren, punya fasilitas lengkap, meskipun usianya sudah lama,” tandasnya.
Kegiatan reses DPRD Kukar sendiri dilaksanakan serentak oleh 45 anggota dewan pada 4-8 Agustus 2025 di seluruh daerah pemilihan. Melalui forum tatap muka ini, aspirasi masyarakat diharapkan bisa diserap secara langsung dan kemudian diperjuangkan dalam perencanaan anggaran pembangunan daerah. (Adv)









