Infonusa.co, Tenggarong – Anggota Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Sugeng Hariadi, menolak rencana kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan yang direncanakan pada 2026 mendatang.
Menurutnya, kehadiran BPJS seharusnya memberikan solusi dan keringanan biaya kesehatan bagi masyarakat, bukan justru menambah beban.
“BPJS ini hadir seharusnya menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya dalam memperoleh keringanan biaya di sektor kesehatan. Kalau tarif dinaikkan, justru akan makin memberatkan masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya pada Sabtu (6/9/2025).
Ia juga menyoroti bahwa layanan BPJS Kesehatan saat ini masih minim, karena belum mampu mengcover seluruh jenis penyakit yang diderita masyarakat.
“Sebelum bicara kenaikan iuran, BPJS sebaiknya memperbaiki dulu kualitas layanan. Semua jenis penyakit semestinya bisa dicover agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” jelasnya.
Politikus PDIP ini mendorong agar BPJS dapat mengusulkan alokasi anggaran tambahan untuk memperluas cakupan layanan.
“Kalau layanan sudah maksimal dan seluruh penyakit tercover, barulah bicara kebijakan lain. Intinya jangan sampai masyarakat yang sudah terdaftar justru merasa terbebani,” pungkasnya. (Adv)









