Menyoroti KUA yang menjadi Balai Nikah Semua Umat Beragama, Sopian: Jika tidak Nyaman Perlu di Pikirkan Kembali

- Jurnalis

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmat Sopian Noor ( Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Samarinda )

Ahmat Sopian Noor ( Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Samarinda )

Infonusa.co, Samarinda – Ahmat Sopian Noor ( Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Samarinda ) menanggapi persoalan KUA yang menjadi tempat pernikahan semua umat beragama, bahwa selagi tidak menyalahai atauran perundang undangan itu tidak menjadi permasalahan

” KUA dijadikan Balai Nikah, jika tidak menyalahi aturan perundang undangan kita itu tidak menjadi masalah. Artinya inikan negara indonesia negara pancasila jadi tidak harus di KUA”, tuturnya pada selasa (27/02/2024).

Lanjut sopian, semua itu tergantung pada individu masing masing ingin menikah dimana ,yang selama ini terjadi umat muslim bisa menikah di masjid dan dirumah ,begitu pula dengan umat agama lain mereka bisa menikah di tempat ibadah mereka masing masing.

Terakhir, Sopian berharap dalam mencari mana yang terbaik untuk kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat umat beragama. Apabila keinginan kita bertentangan dengan keninginan masyarakat, maka hal ini perlu dipikirkan kembali

” Harapnnya mana yang terbaik untuk kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat itu yang kita gunakan, jika hal ini kurang nyaman bagi masyarakat perlu kita pikirkan kembali ,tidak mesti harus keinginan kita seperti itu tapi bertentangan dengan keinginan masyarakat”, tutupnya.

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB

Foto: Suasana Beseprah Erau Adat Kutai 2026.

Pemkab Kukar

Beseprah Erau 2026 Hidupkan Makna Raja Menjamu Rakyatnya

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:29 WIB

Foto: Eksebisi Gulat Tradisional Benjang pada Pembukaan Oltrad Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar

Dispora Kukar Buka Ruang Benjang Tampil di Tingkat Kecamatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:26 WIB