INFONUSA.CO, KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 1.181 peserta ditetapkan sebagai penerima Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026 setelah melalui tahapan verifikasi dan validasi data oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar).
Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 273/SK-BUP/HK/2026 tentang Penerima Beasiswa dan Bantuan Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, Fathul Alamin, mengatakan penetapan penerima tidak dilakukan secara langsung setelah pendaftaran, melainkan melalui sejumlah tahapan untuk memastikan data calon penerima sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan.
“Jadi sebelum nama-nama itu ditetapkan, ada proses yang harus dilalui. Data calon penerima kita verifikasi dan validasi terlebih dahulu, kemudian hasilnya dibahas sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (23/9/2026).
Rangkaian seleksi diawali dengan pendaftaran yang berakhir pada 21 Juli 2026. Batas tersebut merupakan perpanjangan dari jadwal awal yang ditetapkan hingga 19 Juni 2026.
Setelah pendaftaran ditutup, Bagian Kesra melaksanakan proses verifikasi dan validasi calon penerima pada 22 Juli hingga 11 Agustus 2026. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembahasan dan rapat pleno pada 14 Agustus 2026.
“Penilaian penerima beasiswa sesuai dengan tahapan, ada proses tahapan verifikasi dan validasi. Jadi memang ada mekanisme yang kita jalankan sebelum sampai pada keputusan akhir,” ucap Fathul.
Hasil akhir proses tersebut menetapkan 1.181 penerima yang berasal dari sejumlah jenjang pendidikan. Beasiswa mencakup anak didik pondok pesantren, pelajar SMA/SMK sederajat hingga mahasiswa jenjang S1/D4.
Dari sisi anggaran, Pemkab Kukar menyiapkan Rp19,7 miliar untuk program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026.
“Total anggaran tahun ini kita salurkan Rp19,7 miliar. Beasiswa ini mencakup beberapa jenjang pendidikan, sehingga penerimanya tidak hanya dari kalangan pelajar, tetapi juga mahasiswa dan anak didik di pondok pesantren,” ujarnya.
Program tersebut terdiri atas beberapa kategori, antara lain Beasiswa Stimulan Akademik, Beasiswa Stimulan Nonakademik, dan Bantuan Pendidikan.
Pemkab Kukar juga melanjutkan kerja sama dengan SMK Wikrama yang telah berjalan sejak 2024. Sementara bagi mahasiswa S1/D4 tersedia Beasiswa Tematik Pupus yang mencakup kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.
Nama-nama penerima kemudian diumumkan pada Selasa (22/9/2026). Peserta dapat memeriksa hasil penetapan melalui daftar penerima yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Untuk hasilnya sudah diumumkan. Bagi peserta yang ingin mengetahui apakah namanya masuk sebagai penerima, bisa langsung mengecek daftar yang sudah kita sediakan melalui tautan tersebut,” tutur Fathul.
Bagi penerima, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan. Salah seorang wali murid penerima, Tiya, mengaku bersyukur setelah mengetahui anaknya ditetapkan sebagai penerima.
“Alhamdulillah, kami sebagai orang tua tentu senang. Terima kasih juga untuk Pemkab Kukar karena sudah memberikan beasiswa ini. Lumayan membantu untuk kebutuhan sekolah anak,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Harapannya ke depan tetap ada, kalau bisa penerimanya juga semakin banyak. Karena bantuan seperti ini memang membantu orang tua, apalagi untuk kebutuhan sekolah anak. Mudah-mudahan anak-anak juga semakin semangat belajarnya,” tutupnya. (Adv/fi)










