Komisi I DPRD Samarinda Minta Pemkot Tindak Tegas Anjal dan Pengamen Liar

- Jurnalis

Kamis, 19 Januari 2023 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting. (Istimewa)

Anggota DPRD Samarinda, Joni Sinatra Ginting. (Istimewa)

infonusa.co, Samarinda – Salah satu persoalan Kota Samarinda yang hingga kini belum teratasi yakni anak jalanan (anjal) dan pengamen yang kerap meminta secara paksa kepada warga yang tengah bersantai di Tepian Mahakam.

Joni Sinatra Ginting selaku Komisi I DPRD Kota Samarinda, menyatakan bahwa hal ini sudah sering berulang kali terjadi. Dan perlu adanya ketegasan dari Pemkot Kota Samarinda.

“Sebenarnya sudah ada perda nya, tinggal bagaimana pemerintah secara tegas melalui OPD terkait dalam hal ini,” ucapnya, Rabu (18/01/23).

Aturan terkait Anak Jalanan (Anjal) maupun pengamen sudah tertera pada Peraturan Daerah (Perda) nomor 7/2017 tentang pembinaan terhadap pengemis, anak jalanan dan gelandangan. Tetapi aturan tersebut tidak berfungsi karena kurangnya ketegasan dalam penerapan aturan tersebut terhadap Anak Jalanan.

Jadi Satpol PP itu turun kelapangan dan melihat ada anjal atau pengemis seperti itu ya betul ditindak tegas. Apabila mereka ketahuan beberapa kali ya ditangkap saja mereka lalu diberikan pembinaan agar mereka mengerti dan tidak melakukannya lagi,” imbuhnya.

Politisi Demokrat itu berharap agar lebih ditingkatkan pengawasan terkait masalah tersebut, karena justru menggangu masyarakat yang ingin bersantai di Tepian mahakam. Dan menurutnya perlu dipasang CCTV setiap titik yang menjadi pusat Anjal dan Pengamen tersebut.

“Perda yang sebaik apapun kalo tidak ditindak tegas ya percuma, gak ada artinya. Dan kita juga tau terkadang anjal dan pengamen ini kucing-kucingan pada saat ada razia, mereka hilang ketika mendengar adanya razia terus tiba-tiba muncul lagi. Artinya harus sigap dan dengan bantuan CCTV kalau bisa, kalau cctv nya lengkap itu kan semua nya bisa terlihat dan gampang,” tuturnya. (HN/ADV/Eko).

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru