Ketua DPRD PPU Kawal Rencana Pembangunan Bendung Gerak Sungai Telake

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Andi Yusuf,

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Andi Yusuf,

Infonusa.co,PPU Rencana pembangunan Bendung Gerak Sungai Telake yang berada di perbatasan Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, hingga kini belum terealisasi.

Padahal, proyek tersebut sempat masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) karena dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung sektor pertanian di wilayah selatan PPU.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Raup Muin, menegaskan pihaknya akan terus mengawal dan memperjuangkan agar rencana pembangunan bendung itu dapat segera diwujudkan. Menurutnya, keberadaan bendung tersebut sangat vital dalam mengatasi keterbatasan sistem irigasi yang selama ini menjadi kendala utama bagi para petani.

“Dari dulu kita sudah mendorong realisasinya, tapi sepertinya terkendala di pembiayaan karena anggarannya sangat besar. Kalau hanya mengandalkan APBD daerah, tentu tidak akan sanggup,” ujar Raup, Rabu (6/8/2025).

Berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pembangunan Bendung Gerak Sungai Telake diperkirakan menelan biaya sekitar Rp1,6 triliun, mencakup pembebasan lahan, pembangunan jaringan irigasi, serta konstruksi bendung utama.

Jika terealisasi, bendung tersebut akan mampu mengaliri sekitar 21 ribu hektare (Ha) lahan pertanian di wilayah PPU dan Paser. Dengan cakupan irigasi sebesar itu, produksi padi dan komoditas pertanian lain diproyeksikan meningkat signifikan, sekaligus mempercepat pencapaian program swasembada pangan nasional.

“Itu pasti kita kawal terus, apalagi manfaatnya langsung dirasakan masyarakat petani dan menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegas Raup.

Ia menambahkan, DPRD PPU terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Pemerintah Kabupaten Paser untuk memastikan proyek strategis tersebut tidak berhenti di atas kertas.

“Kita sudah beberapa kali melakukan koordinasi lintas daerah dan kementerian. Insyaallah, dengan dorongan bersama, proyek ini bisa segera terealisasi,” pungkas Raup.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB