Kepastian Hukum Pembangunan Rumah Ibadah Jadi Momentum Perkuat Kerukunan di Samarinda

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Pembangunan Gereja Toraja di Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, mendapat kepastian untuk kembali dilanjutkan setelah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memastikan proses pembangunan dapat berjalan sesuai aturan.

Sebelumnya, pembangunan rumah ibadah tersebut sempat terhenti karena adanya sengketa hukum. Namun, setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengeluarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), polemik terkait pembangunan tersebut memiliki kepastian secara hukum.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengajak seluruh pihak untuk menghormati keputusan pengadilan dan menjadikan putusan tersebut sebagai dasar dalam mengakhiri perbedaan pandangan yang sebelumnya berkembang di masyarakat.

Menurut Helmi, penyelesaian melalui jalur hukum menjadi bentuk penghormatan terhadap aturan sekaligus upaya menjaga keharmonisan antarumat beragama di Kota Samarinda.

“Kami menghormati putusan hukum yang telah inkrah. Apabila persoalan yang berkaitan agama, budaya, maupun pendirian rumah ibadah,” kata Helmi.

Ia meminta seluruh pihak tetap mengedepankan komunikasi dan koordinasi agar proses pembangunan rumah ibadah dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

“Adanya kepastian hukum, komunikasi yang baik antarumat beragama dalam pembangunan rumah ibadah dapat berjalan sesuai aturan tanpa menimbulkan konflik baru,” ujar Helmi.

Helmi juga mengapresiasi peran FKUB yang dinilai telah membantu mempertemukan berbagai pihak dalam mencari solusi atas persoalan yang terjadi. Menurutnya, FKUB memiliki posisi penting dalam menjaga hubungan harmonis antarumat beragama.

“FKUB memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dan DPRD untuk memberikan masukan serta membantu mencarikan solusi terbaik bagi semua pihak,” ungkapnya.

Menurut Helmi, keberadaan FKUB menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas daerah, terutama dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan dan keberagaman masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Samarinda merupakan kota yang menjunjung tinggi nilai keberagaman. Setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

“Penyelesaian persoalan ini menunjukkan bahwa Samarinda tetap menjunjung tinggi keberagaman dan menghormati hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya,” tandas Helmi.

Dengan adanya kepastian hukum dan komunikasi yang terus dibangun antar pihak, DPRD Samarinda berharap pembangunan rumah ibadah tersebut dapat berjalan secara tertib sekaligus menjadi contoh penyelesaian persoalan sosial melalui pendekatan hukum, dialog, dan semangat toleransi. (Sans/Adv)

Berita Terkait

DPRD Samarinda Rencakan Panggil BPN dan BTN, Kejar Kepastian Sertifikat Rumah Warga
DPRD Samarinda Kawal Penyelesaian Utang Pemkot agar Tak Ganggu Ruang Fiskal Daerah
Kesiapan Kontingen Samarinda Menuju Porprov Dikawal, Anggaran Jadi Perhatian
Aktivitas Pasar Sungai Dama Lama Menurun, Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan
DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern
16 Calon Siswa SMP Negeri Masih Tunggu Kepastian, Verifikasi SPMB 2026 Dikebut
Penghentian Bantuan Operasional TK Negeri Samarinda Dinilai Berisiko Ganggu Aktivitas Sekolah
DPRD Samarinda Pastikan Keluhan Lingkungan Masyarakat Jadi Perhatian, Pengelolaan Limbah Usaha Diminta Diperketat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:39 WIB

DPRD Samarinda Rencakan Panggil BPN dan BTN, Kejar Kepastian Sertifikat Rumah Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 00:38 WIB

DPRD Samarinda Kawal Penyelesaian Utang Pemkot agar Tak Ganggu Ruang Fiskal Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kesiapan Kontingen Samarinda Menuju Porprov Dikawal, Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:22 WIB

Aktivitas Pasar Sungai Dama Lama Menurun, Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

16 Calon Siswa SMP Negeri Masih Tunggu Kepastian, Verifikasi SPMB 2026 Dikebut

Berita Terbaru