Hari Pangan Sedunia, Abdul Rohim : Saya Harap Konsepnya Jangan Seremonial Saja

- Jurnalis

Senin, 16 Oktober 2023 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rohim (Foto: infonusa)

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rohim (Foto: infonusa)

Infonusa.co, SAMARINDA – Memperingati Hari Pangan Sedunia, DPRD Kota Samarinda turut memberikan pandangannya dan kembali menyoroti masalah stok pangan yang ada di Kota Tepian.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim menyampaikan bahwa pangan merupakan hal yang paling utama dalam aspek kehidupan maka perlu diperhatikan lagi oleh pemerintah.

Hal itu diutarakannya usai kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Senin, (16/10/2023).

“Saya harap GPM ini konsepnya jangan sekadar seremonial saja, kita perlu diskusikan solusi jangka panjangnya,” ungkap Rohim sapaan akrabnya.

Dirinya menilai bahwa kegiatan ini perlu menjadi atensi pemerintah demi menjaga stabilitas harga pangan sehingga angka inflasi pun dapat ditekan.

“Maka Pemkot perlu mengkaji lebih apa yang menyebabkan angka inflasi di Kota Samarinda tinggi,” tuturnya.

Diketahui saat ini, sayur kangkung menjadi salah satu bahan pangan yang memicu inflasi di Kota Samarinda.

Sehingga sebagai Ketua Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (IKA Faperta Unmul), Rohim menyatakan bahwa untuk mengatasi hal ini dapat juga diatasi dengan metode urban farming yang dapat digencarkan.

Yang mana, urban farming merupakan bentuk kegiatan komersial dan non komersial terkait dengan produksi, distribusi, hingga konsumsi bahan pangan dari hasil pertanian.

“Masalah kangkung misalnya, itu bisa dikembangkan pada setiap rumah dengan strategi preventif, Pemkot dan juga Disketapang juga harus ada diskusi,” pungkasnya. (MR/ADV/DPRDSMD)

Berita Terkait

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania
Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas
Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah
Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu
DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”
Sekolah Rakyat Hadir di Samarinda, DPRD Apresiasi Langkah Progresif untuk Pendidikan Inklusif
DPRD Samarinda Ingatkan Pengembangan Sekolah Unggulan di Loa Bakung Tidak Timblkan Batas Sosial
DPRD Samarinda Soroti Tambahan Anggaran Terowongan Selili, Temukan Longsor Tak Terdeteksi Studi Awal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:07 WIB

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:04 WIB

Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:56 WIB

Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:59 WIB

Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:53 WIB

DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”

Berita Terbaru