Fraksi Gabungan DPRD Soroti Ketimpangan Akses Pendidikan, Desak Pemerataan Jadi Prioritas RPJMD

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fraksi Gabungan, Zaenal Arifin

Fraksi Gabungan, Zaenal Arifin

Infonusa.co, PPU Isu klasik dalam penerimaan murid baru kembali menjadi sorotan tajam Fraksi Gabungan DPRD Penajam Paser Utara (PPU). Persoalan yang kini dikemas dalam sistem SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) itu dinilai belum mendapat solusi tuntas, meski terus berulang setiap tahun.

Dalam rapat paripurna pembahasan Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Juru Bicara Fraksi Gabungan, Zaenal Arifin, menilai persoalan akses pendidikan yang belum merata masih menjadi keluhan utama warga, terutama di wilayah padat penduduk.

“Masalah ini terus terjadi saban tahun dan selalu menimbulkan keresahan. Pertanyaannya, kenapa belum juga diselesaikan secara serius?” ujarnya, Jumat (11/7/2025).

Zaenal menyebut, banyak anak usia sekolah yang gagal masuk sekolah negeri karena alasan zonasi dan keterbatasan ruang belajar. Kondisi tersebut dianggap bertentangan dengan prinsip keadilan sosial serta hak dasar warga negara untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Ini bukan karena anak-anak itu malas sekolah, tapi karena sistemnya belum inklusif. Kalau terus dibiarkan, akan tercipta jurang sosial baru antara yang mampu dan yang tidak,” tegasnya.

Fraksi Gabungan mendesak agar pemerataan pendidikan dijadikan prioritas utama dalam RPJMD mendatang. Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembangunan dan perluasan fasilitas sekolah di kawasan padat penduduk yang kerap menjadi sumber masalah setiap musim penerimaan siswa.

“Daerah dengan pertumbuhan penduduk tinggi wajib jadi fokus pembangunan. Jangan biarkan anak-anak kita jadi korban dari lemahnya perencanaan pendidikan,” lanjutnya.

Zaenal juga mengingatkan pentingnya kesiapan sektor pendidikan di PPU sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, pembangunan infrastruktur tanpa pemerataan kualitas pendidikan hanya akan memperlebar kesenjangan sosial.

“Kita tak bisa bicara soal IKN jika fondasi dasarnya, yaitu pendidikan masyarakat lokal, masih timpang,” ujarnya menegaskan.

Fraksi Gabungan berharap, masukan tersebut benar-benar menjadi catatan strategis dalam penyusunan RPJMD 2025–2029. Mereka menekankan bahwa dokumen itu harus menjadi peta jalan nyata, bukan sekadar formalitas administratif.

“Ini bukan sekadar soal program dan angka, tapi menyangkut masa depan anak-anak kita. Sudah waktunya pendidikan ditempatkan sebagai prioritas tertinggi dan ditangani secara sungguh-sungguh,” pungkas Zaenal.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB