Elly Hartati Rasyid: Sektor Perkebunan dan Pertanian Kaltim Harus Dioptimalkan

- Jurnalis

Jumat, 27 Januari 2023 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Elly Hartati Rasyid. (Foto: Ist)

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Elly Hartati Rasyid. (Foto: Ist)

infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Elly Hartati Rasyid minta sektor perkebunan dan pertanian harus dioptimalkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Legislator Kaltim itu menyampaikan agar Kaltim tidak cenderung hanya bergantung pada sektor pertambangan, ditambah lagi ditetapkannya Kaltim sebagai ibu kota negara (IKN) tentu akan membuka peluang strategis di sektor pertanian dan perkebunan.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang akrab disapa Elly itu mencontohkan Kecamatan Samboja dan sekitarnya mampu memasok kebutuhan sayur di Balikpapan. Pindahnya IKN nanti, bukan tidak mungkin pasokan sayur dari Kecamatan Samboja akan merambah ke IKN.

“Sampai saat ini Samboja masih jadi pemasok utama sayuran ke Balikpapan. Kalau ada IKN nanti, tentunya permintaan dan peluang pasar akan meningkat, karena jumlah penduduk pasti akan bertambah. Pemerintah harus cermat melihat potensi ini,” jelas Elly, Jumat (27/1/2023).

Anggota Dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara itu beranggapan, untuk mengembangkan sektor perkebunan dan pertanian , pemerintah harus mampu mendorong petani untuk tingkatkan produksinya dengan memanfaatkan kembali lahan yang tidak aktif.

Selain itu, pemerintah juga harus membantu dalam menyediakan sarana dan prasarana yang mudah diperoleh para petani seperti alat mesin pertanian (Alsintan) dan subsidi pupuk.

“Jangan hanya lantang bicara tapi tidak memulai. Pemerintah cukup menyediakan kebutuhan dasarnya, memperluas lahan pertanian dan perkebunan, serta menyediakan subsidi pupuk dan alat mesin pertanian yang terjangkau,” tegasnya.

“Targetnya setidaknya petani di Kaltim mampu menyediakan kebutuhan pangan untuk daerahnya sendiri,” tutup Elly. (MF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB