DPRD PPU Dorong Pembangunan Jembatan Riko Gunakan APBD Kaltim

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi III DPRD PPU, Sariman,

Sekretaris Komisi III DPRD PPU, Sariman,

Infonusa.co, PPU DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan komitmennya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat di Kelurahan Riko, Buluminung, Gersik dan sekitarnya. Salah satu rencana yang tengah dikawal adalah pembangunan Jembatan Sungai Riko di Kecamatan Penajam.

Namun, biaya pembangunan jembatan tersebut diperkirakan mencapai Rp1 triliun, sementara kemampuan APBD PPU yang berada di kisaran Rp2,5 triliun harus tetap diprioritaskan untuk sektor kesehatan, pendidikan, dan pelayanan dasar lainnya.

Sekretaris Komisi III DPRD PPU, Sariman, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan agar pembangunan Jembatan Riko didanai melalui APBD Provinsi Kalimantan Timur.

“Jembatan Riko belum bisa kami bangun karena anggarannya terlalu besar. Saat konsultasi dengan Pemprov Kaltim, biayanya diperkirakan sekitar Rp1 triliun. Karena itu kami dorong pembiayaannya melalui APBD provinsi,” ujarnya.

Sariman menilai keberadaan jembatan tersebut akan membawa dampak signifikan terhadap mobilitas warga dan penguatan perekonomian daerah. Terlebih, kawasan tersebut berbatasan langsung dengan wilayah pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalau jembatan itu terealisasi, PPU tidak akan terisolasi dari perkembangan IKN. Jembatan itu akan menjadi akses pendekat menuju Jembatan Pulau Balang dan Balikpapan,” jelasnya.

Ia berharap Pemprov Kaltim memberikan perhatian serius terhadap rencana pembangunan tersebut, mengingat jembatan ini dinilai sebagai infrastruktur strategis bagi wilayah penyangga IKN.

“Infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung konektivitas wilayah dan mobilitas masyarakat di sekitar,” pungkasnya. (aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru