Dispora Kaltim & KORMI Satukan Langkah, Olahraga Tradisional Jadi Identitas Sekaligus Prestasi

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Sugiarta.

Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Sugiarta.

Infonusa.co, Samarinda – Upaya melestarikan olahraga tradisional di Kalimantan Timur kini memasuki babak baru. Tidak lagi sebatas menjaga warisan budaya, tetapi juga diarahkan menjadi sumber prestasi yang bisa mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menggandeng Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini dinilai penting karena KORMI menaungi sebagian besar cabang olahraga masyarakat, termasuk olahraga tradisional.

“Kami bekerja sama dengan KORMI karena sebagian besar cabor olahraga masyarakat ada di bawah mereka. Anggaran hibah juga banyak kami salurkan lewat KORMI agar pembinaan lebih berkelanjutan,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Sugiarta.

Meski begitu, Bagus menegaskan pemerintah daerah tetap terlibat penuh. Dispora tidak serta-merta menyerahkan kendali sepenuhnya kepada KORMI. Mulai dari perencanaan, fasilitasi, hingga evaluasi tetap dilakukan secara bersama-sama.

“Sinergi itu kunci. KORMI punya jaringan komunitas, sementara kami menopang dari sisi kebijakan dan anggaran. Jadi keduanya harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Hasil dari kolaborasi ini sudah mulai terlihat. Cabang olahraga seperti gasing, egrang, dan sumpitan kini mendapat tempat dalam agenda latihan rutin, bahkan sering kali mewakili Kaltim di kejuaraan nasional. Para atlet muda pun mulai tumbuh dari komunitas lokal yang sebelumnya hanya menjadikan olahraga tradisional sebagai hiburan.

Dispora Kaltim juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk mengambil peran lebih aktif. Dengan adanya ekosistem pembinaan di setiap daerah, olahraga tradisional akan lebih mudah berkembang sekaligus melahirkan talenta-talenta baru.

“Ini bukan hanya soal budaya, tapi juga identitas sekaligus prestasi. Kita ingin olahraga tradisional menjadi ikon Kalimantan Timur,” pungkas Bagus.

Dengan dukungan lintas sektor dan semangat kolaborasi, olahraga tradisional di Benua Etam diyakini mampu menjadi kebanggaan daerah serta wadah generasi muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru