Demi Majunya Pertanian di Kaltim, Damayanti Harap Ada Kebijakan Strategis : Dari Lahan Hingga Kualitas SDM

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti.

Infonusa.co, Samarinda – Di tengah menyusutnya lahan pertanian di Kalimantan Timur (Kaltim), tantangan lain turut membayangi sektor agraria, seperti kualitas sumber daya manusia (SDM) petani yang masih rendah dan keterbatasan dalam penguasaan teknologi modern. Kondisi ini menciptakan ketimpangan yang semakin memperlemah daya saing pertanian daerah.

Melihat situasi tersebut, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Damayanti, mendorong pemerintah daerah untuk lebih berpihak pada kepentingan petani. Ia menilai sudah saatnya Pemprov Kaltim merumuskan kebijakan yang tidak hanya melindungi, tetapi juga memberdayakan petani melalui peningkatan kapasitas, akses teknologi, serta perlindungan terhadap lahan produktif yang tersisa.

“Program Presiden Prabowo itu, salah satunya adalah tentang kemandirian dan ketahanan pangan. Maka dari itu seyogianya, sedari dini kita sudah menyiapkan SDM petani yang unggul serta lahan yang baik bagi mereka,” bebernya.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyatakan, bahwa kelangkaan pupuk sejauh ini telah menjadi masalah serius yang kian mengancam hasil pertanian.

“Akibat langkahnya pupuk ini, sudah pasti dapat menyebabkan para petani diberbagai daerah sangat kesulitan dalam mendapatkan posokan yang cukup,” ujar Damayanti.

“Apalagi, ketika sudah memasuki musim tanam mereka, saya rasa pupuk ini ini adalah hal paling dibutuhkan oleh petani,” tambahnya.

Selain perlu meningkatkan kualitas SDM petani serta lahan, menurutnya jalan usaha tani pertanian juga perlu untuk dibangun dan diperbaiki. Baik itu jalan di lingkungan persawahan maupun perkebunan.

“Pertanian adalah pengejaran kita yang paling bijaksana. Karena pada akhirnya, pertanian akan memberikan kontribusi paling besar, bagi kemajuan bangsa,” pungkas Damayanti.

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru