Angka Golput Masih Tinggi, Angkasa Jaya : Tidak Memilih Artinya Tidak Cerdas 

- Jurnalis

Senin, 23 Oktober 2023 - 01:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya (ist)

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya (ist)

Infonusa.co, SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mengimbau masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi di 2024 mendatang. Baginya pemilu sangat penting untuk menentukan nasib bangsa kedepannya.

“Kalau tidak ikut memilih berarti tidak ikut membangun, artinya tidak cerdas, orang yang cerdas itu gunakan hak suaranya demi kepentingan bersama,” kata Angkasa, Senin (23/10/2023).

Sehingga untuk mengantisipasi golput di kalangan masyarakat, Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan bahwa perlu adanya edukasi politik yang lebih digencarkan lagi, baik melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ataupun OPD terkait.

“Menurut saya kalau golput tinggi berarti ada kesenjangan komunikasi atau edukasi politik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan bahwa tanggung jawab pemilu tidak hanya pada KPU. Akan tetapi semua elemen masyarakat juga perlu ikut serta dalam mensukseskan kontestasi lima tahunan sekali itu.

Kendati demikian dirinya berharap, masyarakat dapat memilih dan menggunakan hak suaranya dengan baik sebagai kontribusi membangun negara.

“Pilih yang sekiranya baik terhadap masyarakat, karena kalau tidak memilih sama saja kita menyia-nyiakan kebaikan kepada negara,” tutupnya.

Berita Terkait

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania
Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas
Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah
Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu
DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”
Sekolah Rakyat Hadir di Samarinda, DPRD Apresiasi Langkah Progresif untuk Pendidikan Inklusif
DPRD Samarinda Ingatkan Pengembangan Sekolah Unggulan di Loa Bakung Tidak Timblkan Batas Sosial
DPRD Samarinda Soroti Tambahan Anggaran Terowongan Selili, Temukan Longsor Tak Terdeteksi Studi Awal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:07 WIB

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:04 WIB

Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:56 WIB

Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:59 WIB

Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:53 WIB

DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”

Berita Terbaru