Anggota DPRD PPU Desak Pemda Evaluasi Pimpinan Dinkes dan DPMD yang Absen di Rapat LKPJ

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Bijak Ilhamdani

Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Bijak Ilhamdani

Infonusa.co, PPU Anggota Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Bijak Ilhamdani, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan evaluasi terhadap pimpinan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Kedua kepala OPD itu dinilai abai terhadap tanggung jawabnya karena tidak menghadiri Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran 2024, pada 28 Juli 2025 lalu.

“Ketidakhadiran dua pimpinan OPD ini harus menjadi bahan evaluasi serius, mengingat rapat tersebut membahas pertanggungjawaban anggaran daerah agenda yang sangat penting,” ujar Bijak pekan ini.

Menurutnya, kehadiran pimpinan OPD dalam rapat LKPJ sangat krusial agar DPRD dapat memperoleh penjelasan langsung mengenai capaian program, kinerja, serta penggunaan anggaran selama satu tahun berjalan.

Ia menilai, sekalipun berhalangan hadir, para pimpinan OPD seharusnya memberikan mandat kepada perwakilan yang memiliki kewenangan penuh untuk mengambil keputusan di forum resmi tersebut.

“Kalau pun tidak bisa hadir, mestinya menugaskan delegasi yang benar-benar bisa memberi keputusan. Selama ini yang terjadi, perwakilan yang datang hanya menjawab sebatas klarifikasi, tanpa bisa memberikan kebijakan atau keputusan strategis. Itu menjadi hambatan bagi kami di DPRD,” jelasnya.

Bijak berharap Pemda segera menindaklanjuti persoalan ini dengan melakukan evaluasi kedisiplinan dan komitmen dua pimpinan OPD tersebut. Ia menegaskan, hal semacam ini tidak boleh terulang, terutama dalam forum penting yang berkaitan dengan pertanggungjawaban kinerja dan anggaran kepada DPRD.

“Ini menyangkut tanggung jawab publik. Ke depan, kami harap tidak ada lagi pejabat yang menganggap remeh forum resmi seperti LKPJ,” pungkas Bijak.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB