211 Desa di Kaltim Belum Terjamah Aliran Listrik, Seno Aji Beri Peringatan Keras

- Jurnalis

Senin, 6 November 2023 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji. 

Foto: Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji. 

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji sampaikan beberapa catatan kritik dari fraksi-fraksi di Parlemen Kaltim kepada kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Pertama, mengenai anggaran budidaya pertanian yang diharapkan dapat dialokasikan lebih pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023 ini.

“Ada beberapa fraksi yang meminta supaya dapat lebih dibesarkan anggarannya,” papar Seno kepada awak media, Senin (6/11/2023).

Kedua, di sektor pendidikan, Seno mengungkapkan, anggaran yang dialokasikan sebesar 20 persen dari APBD atau sebesar Rp4,3 triliun untuk pendidikan dinilai masih kurang maksimal, sehingga Pemprov Kaltim diharapkan dapat memaksimalkan daya serap anggaran tersebut.

“Jadi diharapkan kepada Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) dapat memberikan perhatian khusus terutama kepada infrastruktur pendidikan kita,” ujarnya.

Selanjutnya bergeser pada bidang infrastruktur yang dinilai masih kurang maksimal juga diharapkan mendapatkan perhatian yang, terutama mengenai akses jalan milik Pemprov Kaltim. Sejumlah fraksi menuntut agar jalan-jalan di Kaltim dapat masuk pada kategori jalan mantap.

“Berikutnya infrastruktur terutama jalan dari Kubar ke Mahulu jalan dari Tenggarong ke Tabang mohon segera difasilitasi. Jadi ada beberapa item itu dan sudah dijawab,” terang Seno.

Terakhir mengenai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat juga disampaikan oleh salah satu fraksi. Seno menjelaskan kebutuhan dasar yang dimaksud itu berupa penyediaan listrik di daerah-daerah yang kurang mendapatkan perhatian.

Setidaknya tercatat sebanyak 211 desa di Kaltim yang belum teraliri listrik, hal itu juga menjadi salah satu poin penting yang disampaikan.

“Salah satunya masalah listrik, DPRD meminta 211 desa itu dapat dialiri listrik dan kita sudah rapat dengan ESDM Kaltim untuk memberikan anggaran lebih di murni 2024 agar semua desa teraliri listrik,” tandasnya. (Mr/adv)

Berita Terkait

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Banjir Terjadi di Banyak Wilayah, DPRD Kaltim Nilai Penanganan Harus Berskala Nasional
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru