Terapkan Perawatan Lampu Palaran, Dispora Kaltim Lakukan Kombinasi Demi Tekan Biaya

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD Dispora Kaltim, Junaidi

Kepala UPTD Dispora Kaltim, Junaidi

Infonusa.co, Samarinda – Efisiensi menjadi prioritas utama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur dalam pengelolaan fasilitas publik, khususnya penerangan di area taman. Untuk menekan biaya operasional, Dispora kini mengombinasikan penggunaan lampu listrik konvensional dengan lampu tenaga surya (solar cell).

Kepala UPTD Dispora Kaltim, Junaidi, menjelaskan bahwa kombinasi ini menjadi langkah strategis menghadapi keterbatasan anggaran sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik. “Lampu tamannya ada dua jenis, ada yang menggunakan solar cell, ada konvensional,” ujar Junaidi.

Ia menambahkan, meski cahaya lampu tenaga surya tidak seterang lampu listrik biasa, pemanfaatan teknologi ini efektif menekan beban listrik dan biaya perawatan jangka panjang.

“Dengan anggaran yang ada, kami pilih sistem solar cell. Memang tidak seterang lampu konvensional, tapi tujuannya untuk menghemat biaya listrik dan operasional,” ungkapnya.

Junaidi menekankan bahwa efisiensi anggaran menjadi prinsip utama setiap pengadaan. “Jangan karena ini uang pemerintah, lampu dinyalakan sembarangan,” tegasnya.

Saat ini, perawatan lampu utama di jalur strategis telah dilakukan, namun lampu di area taman lain masih belum sepenuhnya ditangani karena skala prioritas pekerjaan.

“Lampu-lampu utama di jalan sudah kami rawat, tapi lampu taman lainnya belum,” jelas Junaidi.

Salah satu kendala yang dihadapi adalah lokasi taman yang rawan banjir dan tergenang lumpur. Jika lampu dipasang sebelum perbaikan infrastruktur, risiko kerusakan justru lebih tinggi. “Kalau lampu dipasang dulu, tapi sering banjir, ya percuma,” jelasnya.

Karena itu, Dispora Kaltim mengedepankan pendekatan bertahap. Infrastruktur dasar seperti jalan dan trotoar diperbaiki lebih dahulu sebelum pemasangan lampu dilakukan secara menyeluruh. “Lebih baik perbaiki jalan dan trotoarnya dulu, baru lampu dipasang,” pungkas Junaidi. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru