Infonusa.co, Tenggarong – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Sugeng Hariadi, menyoroti persoalan air bersih yang masih menjadi keluhan utama warga Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman.
Dia menjelaskan, program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang pernah digulirkan pemerintah belum berjalan optimal.
Kendalanya, mesin yang digunakan tidak cukup kuat menekan air sehingga distribusinya tidak mengalir dengan baik ke rumah warga.
“Bantuan PAMSIMAS pernah ada, tapi mesinnya kurang kuat, jadi air tidak bisa sampai ke warga,” jelasnya pada Jumat (5/9).
Ia menambahkan, masalah ini sebenarnya sudah dibahas sejak kunjungan Bupati Kukar periode sebelumnya, Edi Damansyah, bersama dinas terkait.
Pasalnya, dari hasil pembahasan, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) menyatakan siap menambah daya mesin agar distribusi air bisa berjalan normal.
“Insya Allah mungkin tahun depan sudah bisa masuk di anggaran murni. Karena hampir semua RT di Desa Menamang Kiri terdampak,” ungkapnya.
Dia mengatakan, dari sekitar 360 kepala keluarga di desa tersebut, mayoritas mengeluhkan distribusi air yang tidak stabil.
“Pada siang hari, suplai air bahkan mati total. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” sambungnya.
Sugeng berharap, pemerintah daerah benar-benar serius menangani masalah tersebut. Ia menekankan, akses terhadap air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi.
“Harapan kami, pihak Perkim bisa terus mengawal sampai benar-benar keluar airnya, karena kami di desa tidak paham teknisnya. Warga hanya ingin segera menikmati akses air bersih yang layak,” tegasnya. (Adv)









