Infonusa.co, Samarinda – Sub Koordinator Kepemimpinan Kepemudaan, Rusmulyadi, membeberkan tahapan seleksi Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2025. Ia menjelaskan, tahap awal seleksi dilakukan melalui tes tertulis dengan 120 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 60 menit.
“Soal yang diberikan seputar pengetahuan umum, khususnya terkait kepemudaan dan wawasan tentang Kalimantan Timur,” ujar Rusmulyadi.
Menurutnya, banyak peserta masih keliru menjawab pertanyaan dasar mengenai Kaltim, seperti jumlah kabupaten/kota. Padahal, ia menegaskan, sebagai calon duta daerah, peserta wajib memahami identitas wilayah yang akan mereka wakili.
Selain pengetahuan umum, seleksi juga menguji wawasan seni dan budaya daerah. Rusmulyadi mencontohkan, peserta ditanya mengenai ragam batik khas Kaltim yang berbeda-beda di setiap daerah.
“Di Penajam Paser Utara ada motif rusa, di Bontang ada motif putih perak. Itu yang harus mereka ketahui,” tambahnya.
Ia berharap melalui seleksi ini, para pemuda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memahami kekayaan budaya daerah. Dengan begitu, mereka mampu membawa nama baik Kalimantan Timur di berbagai ajang. (Ina/Adv/DisporaKaltim)









