Seleksi PPAP, Peserta Diuji Pengetahuan Umum hingga Budaya Kaltim

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi

Infonusa.co, Samarinda – Sub Koordinator Kepemimpinan Kepemudaan, Rusmulyadi, membeberkan tahapan seleksi Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2025. Ia menjelaskan, tahap awal seleksi dilakukan melalui tes tertulis dengan 120 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 60 menit.

“Soal yang diberikan seputar pengetahuan umum, khususnya terkait kepemudaan dan wawasan tentang Kalimantan Timur,” ujar Rusmulyadi.

Menurutnya, banyak peserta masih keliru menjawab pertanyaan dasar mengenai Kaltim, seperti jumlah kabupaten/kota. Padahal, ia menegaskan, sebagai calon duta daerah, peserta wajib memahami identitas wilayah yang akan mereka wakili.

Selain pengetahuan umum, seleksi juga menguji wawasan seni dan budaya daerah. Rusmulyadi mencontohkan, peserta ditanya mengenai ragam batik khas Kaltim yang berbeda-beda di setiap daerah.

“Di Penajam Paser Utara ada motif rusa, di Bontang ada motif putih perak. Itu yang harus mereka ketahui,” tambahnya.

Ia berharap melalui seleksi ini, para pemuda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memahami kekayaan budaya daerah. Dengan begitu, mereka mampu membawa nama baik Kalimantan Timur di berbagai ajang. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar
Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga
Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru
SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:28 WIB

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:24 WIB

Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:21 WIB

Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:16 WIB

SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Berita Terbaru