Infonusa.co, Samarinda – Sebanyak 22 pemuda dari berbagai latar belakang mengikuti seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2025 Kalimantan Timur. Dari jumlah tersebut, hanya enam peserta yang akan dipilih, terdiri dari tiga putra dan tiga putri, sebelum akhirnya ditetapkan satu putra dan satu putri sebagai wakil Kaltim oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Sub Koordinator Kepemimpinan Kepemudaan, Rusmulyadi, menjelaskan bahwa peserta berasal dari beragam jalur. Ada yang merupakan alumni pendidikan kader pemimpin muda daerah, alumni pertukaran pemuda antarnegara yang tidak lolos seleksi nasional, hingga pemuda umum yang mendaftar secara terbuka.
“Total ada sekitar 22 peserta. Nanti yang dipilih hanya enam, tiga putra dan tiga putri. Pada tahap akhir, Kemenpora akan menetapkan satu putra dan satu putri sebagai perwakilan resmi Kaltim,” terangnya.
Lebih lanjut, Rusmulyadi menilai pemuda di Kaltim sejatinya memiliki peran besar dalam kehidupan sosial masyarakat. Hampir di setiap kelurahan terdapat karang taruna yang aktif menggerakkan kegiatan kepemudaan.
Menurutnya, kegiatan sederhana seperti lomba 17 Agustus juga memiliki nilai pembelajaran penting bagi generasi muda. “Jangan hanya melihat lombanya, tetapi bagaimana anak-anak kita diajarkan berjuang untuk mencapai hasil yang diinginkan,” ujarnya.
Ia mencontohkan, lomba balap karung mengajarkan konsistensi dan semangat berjuang hingga garis akhir. “Itu bentuk kecil bagaimana perjuangan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.
Rusmulyadi optimistis pemuda Kaltim terus berperan aktif, baik melalui organisasi kepemudaan, karang taruna, maupun dalam kegiatan besar seperti peringatan Hari Kemerdekaan. “Saya yakin pada upacara 17 Agustus nanti, pasti ada perwakilan pemuda yang ikut terlibat,” tegasnya.(Ina/Adv/DisporaKaltim)









