Sapto Minta Eks Pejabat Pemprov Kaltim Segera Kembalikan Kendaraan Dinas

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, kembali mengingatkan soal penataan aset daerah, khususnya kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi Kaltim yang hingga kini masih dikuasai oleh sejumlah pejabat yang telah memasuki masa purna tugas.

Menurut Sapto, pengembalian aset daerah seharusnya dilakukan secara otomatis tanpa harus menunggu peringatan atau perintah resmi. Ia menilai kesadaran pribadi mantan pejabat menjadi kunci dalam menjaga tata kelola aset pemerintah yang tertib dan akuntabel.

Berdasarkan data Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, tercatat masih

terdapat 86 unit kendaraan dinas yang belum dikembalikan. Aset tersebut tersebar di 15 organisasi perangkat daerah (OPD), dengan jumlah terbesar berada di Sekretariat Daerah sebanyak 34 unit.

Selain itu, kendaraan dinas juga tercatat belum dikembalikan di sejumlah OPD lain, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebanyak 14 unit, Dinas Sosial 7 unit, Dinas Pariwisata 6 unit, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa 4 unit. Sementara sisanya tersebar di BPKAD, Dispora, Disnakertrans, Inspektorat, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Bapenda, Disdikbud, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Melihat kondisi tersebut, Sapto meminta BPKAD segera mengambil langkah aktif dengan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada para pensiunan agar kendaraan dinas segera dikembalikan ke masing-masing perangkat daerah.

Ia menegaskan bahwa kendaraan dinas merupakan fasilitas penunjang kerja pejabat aktif. Oleh karena

itu, ketika masa jabatan berakhir, aset tersebut harus segera dialihkan untuk mendukung kinerja pejabat pengganti.

“Kendaraan ini seharusnya segera kembali ke dinas terkait agar bisa dimanfaatkan lagi untuk kepentingan pelayanan dan operasional pemerintahan,” ujarnya.

Sapto juga menanggapi langkah Pemprov Kaltim yang mulai melakukan penarikan kendaraan secara langsung. Menurutnya, kebijakan tersebut sudah tepat, meskipun seharusnya tidak perlu dilakukan apabila kesadaran mantan pejabat berjalan dengan baik.

“Fasilitas negara bukan milik pribadi. Ketika sudah tidak menjabat, sudah seharusnya semua aset, termasuk kendaraan dan rumah dinas, dikembalikan,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Ia menambahkan bahwa prosedur administratif hanyalah pelengkap. Yang terpenting, kata dia, adalah sikap bertanggung jawab dari para pensiunan agar proses pengembalian aset tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan.

Menutup pernyataannya, Sapto kembali menekankan pentingnya disiplin dalam pengelolaan aset daerah.

“Tidak perlu menunggu ditegur. Kalau masa tugas sudah selesai, aset negara harus dikembalikan,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru