Sampah Kiriman Cemari Pesisir Berau, DPRD Kaltim Minta Penanganan Lebih Sigap

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Infonusa.co, Samarinda – Gelombang laut yang membawa manfaat bagi kawasan pesisir Berau kini juga menyisakan persoalan lingkungan. Tumpukan sampah kiriman yang terdampar di pantai dan kawasan wisata dinilai mulai mengganggu kebersihan serta citra destinasi unggulan di wilayah tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menilai persoalan sampah kiriman perlu ditangani secara cepat dan terkoordinasi agar tidak berdampak lebih luas terhadap sektor pariwisata dan ekosistem pesisir.

Menurutnya, sampah yang menumpuk di sejumlah titik pantai bukan sepenuhnya berasal dari aktivitas masyarakat setempat. Arus laut dan angin kencang diduga membawa limbah dari luar daerah, bahkan berpotensi berasal dari wilayah perairan lintas negara.

“Ini lebih kepada fenomena alam. Sampah terbawa arus, bukan semata-mata akibat perilaku warga lokal,” ujar Syarifatul.

Ia menegaskan, penanganan masalah tersebut tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Pemerintah daerah bersama masyarakat perlu bergerak secara kolaboratif untuk membersihkan kawasan pesisir sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Syarifatul juga mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti Pramuka, dalam kegiatan bersih pantai. Menurutnya, keberlangsungan sektor pariwisata sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang terjaga.

“Kawasan wisata harus tetap bersih dan nyaman. Kalau sampah dibiarkan, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh pariwisata,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau sejauh ini berjalan cukup baik. Meski belum ada pembahasan khusus mengenai penanganan sampah kiriman, Syarifatul berencana meminta laporan terkini dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau untuk mengetahui kondisi riil di lapangan.

Syarifatul juga menyebut belum menerima laporan keluhan langsung dari masyarakat melalui Wakil Gubernur Kaltim. Hal itu, menurutnya, bisa menjadi indikasi bahwa sebagian lokasi wisata telah dilakukan pembersihan.

Menutup pernyataannya, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menjaga kawasan pesisir, khususnya destinasi unggulan seperti Kepulauan Derawan, agar tetap menjadi tujuan wisata yang bersih, lestari, dan menarik bagi wisatawan. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru