Ruang Publik Jadi Panggung Kebangkitan Olahraga Tradisional

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta

Infonusa.co, Samarinda – Derai tawa anak-anak yang beradu keseimbangan di atas egrang, teriakan semangat kelompok saat tarik tambang, hingga langkah kompak peserta lomba bakiak, kini kembali mewarnai ruang publik di Samarinda dan Palaran. Pemandangan itu menjadi bukti bahwa olahraga tradisional belum benar-benar ditinggalkan, justru tengah dihidupkan kembali oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim).

Bersama berbagai komunitas lokal, Dispora Kaltim berupaya menghadirkan ruang-ruang kebersamaan di mana olahraga warisan budaya dapat dinikmati semua kalangan. Dari anak-anak, remaja, hingga lansia, semua dilibatkan dalam agenda rutin yang digelar setiap pekan di area terbuka, taman kota, hingga Stadion Kadrie Oening Sempaja.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta, menuturkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga eksistensi olahraga tradisional. “Kami menyediakan tempat bagi komunitas untuk beraktivitas, dari ruang terbuka hingga stadion. Kegiatan rutin ini biasanya digelar setiap minggu agar masyarakat terbiasa dan merasa dekat dengan olahraga tradisional,” ujarnya.

Tak hanya di Samarinda, geliat serupa juga hidup di Palaran. Di kawasan ini, masyarakat bisa mengikuti senam massal, bersepeda bersama, hingga permainan tradisional yang sengaja dikemas agar ramah untuk berbagai kelompok usia. “Kadang ada yang bersepeda di jalur khusus, lalu finis bersama di titik yang disepakati. Suasananya penuh kebersamaan,” kata Bagus.

Lebih dari sekadar aktivitas fisik, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas generasi. Anak-anak belajar mengenal budaya lokal melalui permainan, sementara orang tua bernostalgia dengan tradisi masa kecil. Kolaborasi itu menyatukan hiburan, rekreasi, dan kebugaran dalam satu wadah.

Dispora Kaltim juga rutin berkoordinasi dengan komunitas untuk memastikan jalannya kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai aturan. Ke depan, program ini tidak berhenti di Samarinda dan Palaran saja, melainkan akan diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Kaltim agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.

Bagus menegaskan, dukungan masyarakat adalah roh dari keberlangsungan kegiatan ini. “Olahraga tradisional bukan hanya menyehatkan, tapi juga mempererat hubungan sosial. Partisipasi masyarakat akan membuat kegiatan lebih hidup dan menjadi bagian dari identitas daerah kita,” tuturnya. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar
Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga
Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru
SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:28 WIB

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:24 WIB

Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:21 WIB

Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:16 WIB

SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Berita Terbaru