RDP Bahas Lahan Sawit Desa Jonggon, Masyarakat Diberi Dua Opsi Skema Pembayaran oleh Perusahaan

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD Kukar fasilitasi RDP penyelesaian konflik lahan sawit Desa Jonggon.

Komisi I DPRD Kukar fasilitasi RDP penyelesaian konflik lahan sawit Desa Jonggon.

Infonusa.co, Tenggarong – Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) kembali memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penyelesaian konflik lahan sawit antara warga Desa Jonggon dengan PT Niaga Mas. Rapat digelar di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar pada Selasa (19/8/2025).

RDP dipimpin oleh Anggota Komisi I DPRD Kukar, Desman Minang Endianto, yang didampingi oleh M Jamhari dan Sugeng Hariadi. Turut hadir perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya, termasuk perwakilan masyarakat Desa Jonggon yang menjadi pihak terdampak dalam persoalan ini.

Dalam forum tersebut, PT Niaga Mas menyampaikan dua opsi skema pembayaran keuntungan sawit bagi masyarakat terdampak. Opsi pertama adalah pembagian hasil sebesar 10 persen hingga tahun 2031, sementara opsi kedua adalah pembagian hasil sebesar 15 persen hingga tahun 2035.

Politisi PKB tersebut menyebutkan, kedua opsi tersebut merupakan langkah konkret yang ditawarkan perusahaan untuk mencari titik temu dengan masyarakat.

“Kami menyambut baik kedua opsi ini sebagai solusi yang memungkinkan untuk menjadi jalan tengah antara masyarakat dengan perusahaan,” ujarnya.

Namun, politisi PKB terebut juga menegaskan bahwa masyarakat tidak serta-merta diwajibkan menerima tawaran tersebut. Pihak DPRD Kukar memberi waktu selama dua minggu kepada masyarakat untuk mempertimbangkan lebih matang kedua skema pembayaran itu.

“Kami ingin agar warga dapat mendiskusikannya secara internal bersama pemerintah desa, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mewakili kepentingan bersama,” terangnya.

Meski demikian, kata Desman, masih terdapat sebagian warga yang menolak tawaran yang disampaikan oleh PT Niaga Mas. Perbedaan sikap di kalangan masyarakat ini membuat DPRD Kukar meminta pemerintah Desa Jonggon untuk melakukan sosialisasi lebih intensif.

“Kami berharap pemerintah desa bisa membantu menjelaskan secara rinci manfaat maupun konsekuensi dari masing-masing opsi agar masyarakat bisa memahami dan menentukan pilihan dengan bijak,” tambahnya.

Desman menegaskan, Komisi I DPRD Kukar berkomitmen untuk terus mengawal penyelesaian masalah ini agar tidak berlarut-larut. DPRD mendorong terciptanya kesepakatan damai yang dapat menguntungkan kedua belah pihak tanpa harus menempuh jalur hukum.

“Harapan kami, persoalan ini bisa selesai melalui musyawarah mufakat. Jangan sampai masyarakat maupun perusahaan harus berhadapan di pengadilan, karena hal itu justru akan memperpanjang konflik dan merugikan semua pihak,” tegasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru