Rasman Pastikan Popda 2025 Oktober, Jadi Batu Loncatan Atlet Muda ke Popnas

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda dan Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda dan Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading

Infonusa.co, Samarinda – Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur 2025 dipastikan akan berlangsung pada awal Oktober. Ajang tahunan ini bukan sekadar pertemuan rutin antar pelajar, melainkan juga menjadi ajang strategis penjaringan atlet yang akan mewakili Kaltim di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda dan Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa persiapan tengah digenjot secara serius. Mulai dari pemetaan lokasi cabang olahraga, kesiapan venue, hingga koordinasi lintas sektor dengan sekolah dan organisasi olahraga.

“Popda kali ini kami siapkan lebih matang karena hasilnya akan langsung menjadi dasar seleksi atlet untuk Popnas. Setiap performa akan diperhitungkan,” kata Rasman.

Adapun ketentuan peserta, lanjutnya, diperuntukkan bagi pelajar kelahiran 1 Januari 2008 ke atas. Meski demikian, pelajar kelahiran 2007 yang masih duduk di bangku kelas 3 tetap diberi ruang untuk ikut serta.

“Yang terpenting, mereka masih berstatus pelajar aktif. Itu syarat utama,” jelasnya.

Dispora Kaltim kini menantikan keputusan resmi Kemenpora mengenai batas akhir pengiriman nama atlet ke Popnas. Bila tenggat waktu penyerahan ditetapkan sebulan sebelum Popnas, maka Popda otomatis menjadi penentu akhir siapa yang berhak membela Kaltim.

“Ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga tolak ukur kesiapan atlet muda kita,” ujarnya.

Dengan sistem yang berjalan paralel antara pembinaan dan seleksi, Popda 2025 diharapkan mampu menjadi laboratorium talenta olahraga pelajar yang siap bersaing di level nasional. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru