Infonusa.co, Tenggarong – Pembangunan Waterboom Pulau Kumala terus menunjukkan progres signifikan. Proyek yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) ini telah berjalan sejak tahun 2023, berlanjut di 2024, dan kini masih berlangsung di 2025.
Adapun, tahap akhir berupa penyempurnaan landscape ditargetkan selesai pada 2026 mendatang.
Waterboom tersebut dirancang dengan fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari wahana seluncuran air modern, kolam anak, kolam arus, hingga area bermain keluarga.
Tidak hanya itu, konsep yang diusung juga menonjolkan keindahan panorama Pulau Kumala sebagai daya tarik utama. Dengan luas area yang disiapkan, waterboom ini bahkan digadang-gadang akan menjadi yang terbesar Kaltim.
Anggota DPRD Kukar Komisi III, Hairendra menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pembangunan tersebut. Menurutnya, Pulau Kumala merupakan aset daerah yang sangat besar dan sudah seharusnya diberdayakan kembali sebagai ikon wisata andalan Kukar.
“Kami menilai positif dan memberikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Kukar, karena memang kita perlu menghidupkan kembali Pulau Kumala. Ini adalah aset besar yang harus kita jaga dan kembangkan. Tentunya harus kita berdayakan, harus kita hidupkan kembali,” ungkapnya pada Rabu (27/8).
Ia menambahkan, keberadaan Waterboom Pulau Kumala diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang luas, terutama bagi masyarakat sekitar.
Pasalnya, dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, peluang usaha bagi pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga sektor perhotelan dan kuliner diyakini akan ikut berkembang.
“Mudah-mudahan dengan adanya Waterboom ini bisa menarik wisatawan lebih besar ke Pulau Kumala. Kalau wisatawan ramai, otomatis perputaran ekonomi masyarakat sekitar juga akan ikut hidup,” tegasnya. (Adv)









