Pesan Akbar Haka di Hari Kemerdekaan: Pemuda Harus Bijak dan Toleran di Era Digital

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kukar Akbar Haka.

Anggota DPRD Kukar Akbar Haka.

Infonusa.co, Tenggarong – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Anggota DPRD Kutai Kartanegara, Akhmad Akbar Haka Saputra, menyampaikan pesan khusus yang ditujukan kepada generasi muda.

Dia menuturkan,bkemerdekaan di era sekarang tidak lagi diartikan sebatas perjuangan mengangkat senjata, melainkan kemerdekaan dalam cara berpikir, bersikap, dan menghargai perbedaan di tengah masyarakat yang semakin kompleks.

Menurutnya, kemerdekaan di era modern harus dimaknai sebagai kebebasan dalam sudut pandang.

“Jadi kenapa kita menyebutnya merdeka dalam sudut pandang? Kalau dulu pejuang harus mengangkat senjata, itu konteksnya berbeda. Sekarang kita dihadapkan dengan tantangan baru, salah satunya perkembangan teknologi yang begitu pesat. Maka saya pikir sudah saatnya teman-teman muda mulai merdeka dalam cara pandang,” jelasnya, Minggu (17/8/2025).

Politikus PDIP tersebut menegaskan, salah satu bentuk nyata dari kemerdekaan dalam sudut pandang adalah bagaimana masyarakat, khususnya generasi muda, bisa saling menghargai perbedaan pendapat.

Ia menyoroti fenomena di media sosial, di mana seringkali perbedaan pandangan justru berujung pada saling serang atau menjadi keyboard warrior.

“Minimal ketika ada orang yang berbeda pendapat di media sosial dengan kita, jangan langsung diserang. Itu artinya kita merdeka dalam sudut pandang, kita bisa menghargai suara orang lain sebagaimana kita ingin suara kita dihargai,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyebut, tantangan besar generasi muda saat ini adalah menjaga sikap toleransi di ruang digital. Menurutnya, dunia maya tidak boleh menjadi tempat suburnya ujaran kebencian, perpecahan, atau sikap diskriminatif.

Justru sebaliknya, ruang digital harus bisa menjadi sarana memperkuat persatuan bangsa melalui ide, diskusi sehat, dan pertukaran gagasan yang membangun.

“Merdekalah persepsi, merdekalah sudut pandang. Jangan mengkotak-kotakkan orang berdasarkan suku, agama, atau latar belakang lainnya. Harapan saya, jangan ada lagi istilah keyboard warrior yang hanya berani menyerang di balik layar,” tegasnya.

Di akhir pesannya, Akbar Haka menekankan bahwa semangat Bhinneka Tunggal Ika adalah nilai yang paling relevan untuk dijaga dan diterapkan oleh pemuda di zaman sekarang.

“Bhinneka Tunggal Ika itu yang paling relevan dengan zaman sekarang,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru