Infonusa.co, Samarinda – Di tengah kompleksitas pengelolaan pemerintahan daerah yang terus berkembang, DPRD Kalimantan Timur memilih memperkuat fondasi internal terlebih dahulu. Selama dua hari, 3–4 Desember 2025, lembaga legislatif ini menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) sebagai upaya meningkatkan kapasitas pimpinan, anggota, dan tenaga ahli dalam memahami tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel.
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut dirancang untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap peran strategis DPRD, khususnya dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Untuk itu, DPRD Kaltim menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri yang membekali peserta dengan materi teknis dan analisis kebijakan fiskal daerah.
Materi Bimtek mencakup penguatan kompetensi kelembagaan, pendalaman analisis anggaran daerah, hingga strategi pengawasan yang efektif. Seluruh pembahasan diarahkan agar DPRD mampu merespons dinamika pembangunan secara lebih adaptif dan tepat sasaran.
Rektor Universitas Respati Indonesia (URINDO), Cicilia Windiyaningsih, yang membuka kegiatan tersebut, menekankan bahwa peningkatan kapasitas aparatur legislatif merupakan kebutuhan mutlak agar DPRD tetap relevan dalam mengawal arah pembangunan daerah.
“Penguatan kapasitas seperti ini penting agar DPRD mampu mengikuti perubahan dan memastikan pembangunan berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Cicilia, Bimtek tidak hanya menjadi forum pembelajaran teknis, tetapi juga ruang refleksi bagi DPRD dalam memperbaiki pola perencanaan, pengelolaan anggaran, serta pengawasan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud menegaskan bahwa kegiatan Bimtek tidak dimaknai sebagai rutinitas seremonial semata. Ia menyebut pelatihan ini sebagai sarana penting untuk meningkatkan kualitas kinerja lembaga legislatif secara menyeluruh.
“Bimtek ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saya berharap seluruh peserta aktif berdiskusi dan benar-benar memahami materi yang disampaikan,” tegasnya.
Hasanuddin juga menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan DPRD menjadi kunci agar fungsi pengawasan dan penganggaran dapat dijalankan secara optimal dan bertanggung jawab.
Dengan digelarnya Bimtek ini, DPRD Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat profesionalisme lembaga, sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan pelayanan publik di Kalimantan Timur.
(Ina/Adv/DPRDKaltim)









