Infonusa.co, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong peningkatan jumlah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai langkah kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di daerah tersebut.
Dalam beberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan signifikan jumlah LSP di Kaltim, mencapai sekitar 25 LSP, meningkat dari sebelumnya yang hanya sekitar 14 LSP. Hal ini diakui sebagai respons terhadap ketidaksesuaian jumlah LSP dengan jumlah SMK yang terdaftar di Kaltim.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, Muhammad Kurniawan menyatakan bahwa pembentukan LSP ini adalah bagian dari upaya untuk mengejar ketertinggalan, terutama mengingat ada sekitar 215 SMK yang terdaftar di Dapodik, dan aturan mengharuskan minimal 10 persen dari jumlah SMK tersebut memiliki LSP.
“Dalam proses pembentukan 25 LSP ini, kami sangat berharap bahwa dengan adanya LSP, para siswa SMK di Kaltim dapat dengan mudah mengakses sertifikasi profesi tanpa harus pergi ke luar daerah (Kaltim),” ucap Kurniawan.
Lebih lanjut, Kurniawan menjelaskan bahwa LSP yang telah dibentuk akan menjalani proses pengecekan dan pengujian oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebelum diterbitkan Surat Keputusan (SK). Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa LSP tersebut memenuhi standar untuk memberikan sertifikasi profesi.
Pemerintah Provinsi Kaltim juga memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan pendidikan vokasi di SMK, dengan sekitar 700 guru di SMK yang telah memiliki sertifikasi. Ini memungkinkan mereka untuk menguji kompetensi siswa dan memberikan sertifikasi profesi yang sesuai.
Kurniawan menekankan pentingnya asesor yang berkualifikasi dan tempat ujian kompetensi yang memadai sebagai dukungan bagi para siswa. Dia berharap bahwa adanya LSP yang telah dibentuk di Kaltim dapat memenuhi kebutuhan SMK di daerah tersebut, memberikan manfaat signifikan bagi para siswa, dan membantu mereka memperoleh sertifikasi kompetensi yang meningkatkan kemampuan mereka di bidang tertentu.









