Infonusa.co, Samarinda — Di tengah fokus besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) membangun sumber daya manusia (SDM), gerakan pramuka kembali mendapat perhatian serius. Tahun ini, Pemprov Kaltim menyalurkan dana hibah sebesar Rp 13,5 miliar guna menunjang berbagai kegiatan kepramukaan.
Dana hibah tersebut dialokasikan untuk mendukung program yang dijalankan Kwartir Daerah (Kwarda) Kaltim, yang diketahui menaungi hampir 300 ribu anggota pramuka. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat peran pramuka dalam membentuk karakter generasi muda Benua Etam.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menegaskan bahwa meski dana ini belum bisa menjangkau seluruh anggota secara langsung, pemerintah memastikan distribusinya merata hingga ke kabupaten, kota, bahkan kecamatan.
“Setidaknya, dukungan ini bisa menopang keberlangsungan kegiatan pramuka di berbagai tingkatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rusmulyadi menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan aktivitas pramuka tetap berjalan aktif, terutama di lingkungan sekolah.
Menurutnya, pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah strategis untuk membentuk disiplin, ketaatan, serta jiwa kepemimpinan generasi muda.
“Dengan karakter yang terbentuk lewat pramuka, generasi muda Kaltim bisa lebih siap berkontribusi, baik di daerah maupun di level nasional,” jelasnya.
Dispora Kaltim optimistis, dengan sokongan dana hibah ini, kegiatan pramuka akan semakin berkembang dan mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur melalui prestasi dan kontribusi nyata.
“Seluruh pemuda Kaltim mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” pungkas Rusmulyadi. (Ina/Adv/DisporaKaltim)









