Pembangunan SMA di Berau dan Kutim Diprioritaskan untuk Jawab Lonjakan Peserta Didik

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan VI, Agus Aras

Anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan VI, Agus Aras

Infonusa.co, Samarinda – Kebutuhan akan fasilitas pendidikan menengah di Kalimantan Timur terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah peserta didik di berbagai daerah. Kondisi tersebut mendorong DPRD Kaltim menempatkan pembangunan sekolah menengah atas sebagai salah satu agenda penting pada 2026.

Anggota DPRD Kaltim dari Daerah Pemilihan VI, Agus Aras, menyampaikan bahwa tiga sekolah di Berau dan Kutai Timur masuk dalam daftar prioritas karena kapasitas pendidikan yang ada dinilai tidak lagi sebanding dengan tingginya minat masyarakat.

Di Kabupaten Berau, rencana pembangunan SMA Negeri 16 menjadi perhatian utama. Agus menilai pertumbuhan jumlah pelajar di wilayah tersebut sudah memerlukan tambahan sekolah negeri agar akses pendidikan menengah bisa lebih merata.

“Minat masyarakat terhadap pendidikan menengah di Berau cukup tinggi. Karena itu, kehadiran SMA Negeri 16 menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” ujar Agus.

Sementara di Kutai Timur, Agus menyebut dua sekolah yang membutuhkan perhatian khusus. SMA Negeri 3 Sangatta Utara diusulkan memperoleh Unit Sekolah Baru (USB) untuk menambah daya tampung siswa yang terus meningkat setiap tahun.

Adapun SMA Negeri 2 Sangatta Selatan juga masuk dalam rencana pembangunan 2026, terutama untuk penguatan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar.

Agus menambahkan, pemerintah daerah setempat telah menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan sekolah-sekolah tersebut. Kesiapan ini diharapkan dapat mempercepat proses realisasi tanpa terkendala persoalan administratif.

“Dengan kesiapan lahan, kami berharap pembangunan bisa berjalan lebih lancar dan tepat waktu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan infrastruktur pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kami ingin memastikan anak-anak di daerah memiliki akses pendidikan yang layak dan merata,” tutupnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru