Pembagian DBH Sawit Belum Pasti, Komisi II DPRD Kaltim Bakal Panggil Semua OPD

- Jurnalis

Kamis, 20 Oktober 2022 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nindya Listiyono meminta tambahan DBH dari perkebunan sawit mendongkrak APBD Kaltim.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nindya Listiyono meminta tambahan DBH dari perkebunan sawit mendongkrak APBD Kaltim.

Halo Nusantara. Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono, meminta Pemprov Kaltim memastikan besaran persentase pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) sektor kelapa sawit antara Pemprov Kaltim dengan kabupaten/kota. “Persentase pembagian antara Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota yang merupakan daerah penghasil atau memiliki perkebunan kelapa sawit harus jelas, harus dibagi proporsional, makanya kami akan panggil semua OPD terkait untuk duduk bersama membicarakan hal ini,” katanya.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang akan diajak duduk bersama itu antara lain Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltim, kemudian Dinas Perkebunan Kaltim bersama kabupaten/kota yang menjadi penghasil sawit.

Hal ini dikatakan Nidya Listiyono karena mulai 2023 mendatang Pemprov Kaltim akan menerima DBH dari hasil penjualan kelapa sawit, namun belum diketahui berapa nilai yang akan diterima, termasuk indikator perhitungan antara pusat dan daerah juga belum diketahui.

Meski nilainya belum diketahui secara pasti, namun Tiyo, panggilan akrabnya, meminta persentasenya harus dipastikan, sehingga ketika nilai DBH dari pusat sudah ke luar, maka Kaltim tinggal membagi sesuai persentase yang disepakati.

Adanya tambahan DBH dari perkebunan sawit ini tentu akan mampu mendongkrak Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim, termasuk dapat meningkatkan andil Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltim dari sektor pertanian dalam arti luas, karena andil PDRB Kaltim selama ini masih ditopang dari sektor pertambangan dan penggalian. (Im/adv)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru