Pascakebakaran Hotel Atlet ,Dispora Kaltim Evaluasi Keamanan Gedung 

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Peningkatan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi,

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Peningkatan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi,

Infonusa.co, Samarinda – Pascakejadian kebakaran yang melanda Hotel Atlet di kawasan Stadion Sempaja, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan gedung yang dikelolanya, termasuk di Stadion Gelora Kadrie Oening (Sempaja) maupun Stadion Utama Palaran.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Peningkatan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi, menyampaikan bahwa langkah-langkah antisipasi telah mulai disusun dengan menggandeng instansi teknis terkait.

“Rencananya kemarin pihak Dinas Tenaga Kerja ingin melakukan investigasi terhadap Hotel Atlet. Namun karena penyelidikan dari pihak kepolisian masih berlangsung, maka pemeriksaan ditunda sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Junaidi.

Lebih lanjut, Junaidi menekankan pentingnya pemeriksaan tidak hanya pada Hotel Atlet, namun juga seluruh bangunan di kawasan tersebut. Fokus pemeriksaan mencakup alat pemadam api ringan (APAR), sistem sprinkle, sensor asap, hingga sertifikasi kelayakan operasional gedung.

“Setiap gedung, apalagi yang bertingkat dan digunakan publik, harus memiliki sertifikat layak operasi. Itu menyangkut keselamatan pengunjung maupun petugas di dalamnya,” tegasnya.

Dispora Kaltim juga berharap ada kerja sama lebih lanjut dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk mengadakan simulasi penanganan kebakaran di gedung-gedung bertingkat, termasuk jalur evakuasi dan escape route yang jelas.

“Simulasi sangat penting karena tidak semua orang tahu cara menggunakan tabung APAR. Dalam situasi kebakaran, asap bisa menyebabkan panik. Harus ada edukasi bagaimana mengambil oksigen, jalur evakuasi mana yang aman, dan prosedur saat terjadi kebakaran,” jelasnya.

Diakhir Junaidi menyebut edukasi ini tidak hanya ditujukan bagi pengguna gedung bertingkat, namun juga seluruh fasilitas publik yang berpotensi mengalami insiden serupa.

Berita Terkait

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar
Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga
Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru
SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:28 WIB

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:24 WIB

Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:21 WIB

Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:16 WIB

SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Berita Terbaru

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain

DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern

Jumat, 17 Jul 2026 - 00:14 WIB