Parkir Liar Bayangi Aktivitas di GOR Kadrie Oening, Dispora Kaltim Siapkan Sistem Digital

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi

 

Infonusa.co, Samarinda – Lonjakan aktivitas di kawasan Gelora Kadrie Oening Samarinda kerap disertai masalah klasik: parkir liar. Fenomena ini terus jadi keluhan publik, terutama saat kegiatan besar digelar dan kapasitas lahan parkir resmi tidak mencukupi.

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi, menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak pernah memberikan izin atas praktik pungutan liar tersebut.

“Tidak ada izin dari kami untuk oknum parkir liar. Jika ada kejadian, dokumentasikan dan laporkan agar bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Menurutnya, masalah ini sering muncul saat kegiatan non-olahraga seperti konser, acara keagamaan, atau kebudayaan yang membludak. Kondisi makin rumit karena dua lapangan parkir utama di GOR kerap dipakai sebagai venue kegiatan, sehingga ruang kendaraan berkurang drastis.

“Akibatnya, banyak pengunjung memarkir kendaraan di jalan lingkar, padahal itu jalur jogging track. Jadi kontraproduktif,” jelasnya.

Junaidi menambahkan, regulasi sebenarnya sudah ada melalui Peraturan Daerah (Perda). Namun penerapannya belum maksimal karena masih menghadapi resistensi dari masyarakat. Ketika regulasi longgar, celah untuk parkir liar pun semakin terbuka.

Sebagai solusi, Dispora Kaltim kini mempertimbangkan penerapan sistem parkir elektronik agar lebih transparan, efisien, sekaligus menutup ruang gerak oknum.

“Dengan sistem elektronik, praktik pungli bisa ditekan. Pengelolaan lebih jelas dan bisa dipantau,” katanya.

Meski begitu, Junaidi menyadari sistem ini butuh SDM dan pengawasan ketat. Karena itu, ia mengusulkan langkah awal berupa tarif parkir statis yang resmi dikelola.

“Tarif bisa tetap, tidak per jam. Yang penting resmi, bisa dipantau, dan masyarakat nyaman,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan persoalan serupa bisa muncul di stadion lain seperti Sempaja dan Palaran, jika manajemen parkir tak segera dibenahi.

“Selama tidak ada pengawasan dan sistem resmi, oknum akan selalu mencari celah. Ini tantangan bersama,” tutupnya.

Dispora Kaltim menargetkan dengan digitalisasi parkir dan regulasi tegas, wajah fasilitas olahraga di Benua Etam tak hanya megah, tetapi juga tertib, nyaman, dan bebas dari parkir liar.(Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru