Pansus I DPRD Samarinda Dorong Pembentukan UPTD Pemakaman, Atasi Krisi Lahan Makam

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus I DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata

Ketua Pansus I DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata

Infonusa.co, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) samarinda telah menyiapkan lahan di beberapa kecamatan, meskipun belum terpublikasikan secara luas, dikarenakan masih belum adanya organisasi resmi yang  mengatur pemakaman umum di Kota Samarinda

Menanggapi hal tersebut, ketua Panitia Khusus (Pansus) 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Aris Mulyanata dan pihaknya telah merekomendasikan kepada Bagian Organisasi Pemkot untuk pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pemakaman.

Langkah tersebut bertujuan sebagai jawaban atas pertanyaan pertanyaan masyarakat, selain itu juga diperuntukkan memastikan tata kelola pemakaman yang lebih terstruktur dan mengatasi berbagai permasalahan, termasuk komersialisasi yang diterapkan oleh pemakaman swasta.

“Krisis lahan di kota samarinda, ada beberapa masyarakat yang bertanya, pemakaman kita ini terbatas dan banyaknya komersialisasi terkait pemakaman umum yang di kelola swasta,” ungkapnya.

Namun menurut Informasi dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Samarinda, saat ini sudah ada dua lahan pemakaman umum yang tersedia, yakni pemakaman umum serayu dan pemakaman umum khusnul khotimah di Samarinda Utara.

Aris juga mengungkapkan, saat ini sudah ada beberapa lahan di Kota Samarinda yang luasnya hektaran termasuk juga tanah cadangan, karena dengan jumlah populasi di kota samarinda yang sebanyak 850 ribu lebih dan dengan angka kelahiran dan kematian yang terus berjalan tiap harinya, hal tersebut menjadi tantangan yang harus di selesaikan.

“Jadi harus seimbang pemakaman yang representatif ditunjang dengan fasilitas menuju tempat pemakaman yang juga harus di perhatikan, seperti jalannya, penerangannya, dan tanah pemakamannya sendiri,” jelas Aris.

Diakhir, Aris menegaskan terkait pemakaman yang ada nanti tidak akan dipungut biaya. Namun, terkait retribusi  pemakaman akan dibahas dan diatur sebagaiman mestinya. Selain itu, pemakaman tersebut akan diperuntukkan untuk semua golongan baik muslim maupun nonmuslim. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru