Olahraga Tradisional Jadi Jalan Baru UMKM Kaltim untuk Tumbuh

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta

Infonusa.co, Samarinda – Di tengah geliat pelestarian budaya lokal, olahraga tradisional kini mulai dilihat dengan kacamata berbeda. Bagi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), ajang seperti egrang, tarik tambang, hingga balap karung bukan hanya tentang nostalgia permainan rakyat, tetapi juga bisa menjadi pintu rezeki baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Setiap kegiatan olahraga tradisional, kami usahakan melibatkan UMKM. Mereka bisa berjualan, mempromosikan produk, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” kata Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta, Rabu (06/08/2025).

Bagi Bagus, keberadaan UMKM di arena olahraga tradisional ibarat dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Satu sisi melestarikan budaya, sisi lainnya menghidupkan ekonomi lokal. Tidak sedikit produk khas, mulai dari kuliner rumahan, kerajinan tangan, hingga olahan daerah, yang laris manis diburu penonton dan peserta.

“Semakin banyak home industry yang ikut, semakin besar peluang ekonomi masyarakat tumbuh,” tambahnya.

Dispora Kaltim pun tak ingin sekadar menggelar lomba. Setiap agenda olahraga tradisional biasanya dipadukan dengan bazar atau pasar rakyat, sehingga suasana kompetisi menjadi lebih hidup. Konsep ini sekaligus menjadi ruang edukasi untuk masyarakat agar mencintai produk lokal.

Lebih jauh, Dispora juga menyiapkan dukungan non-materiil bagi UMKM, seperti lokasi strategis untuk berjualan, promosi digital melalui media sosial, hingga menjalin kerja sama dengan komunitas kreatif. Harapannya, produk-produk UMKM Kaltim tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi bisa menembus pasar lebih luas.

Selain menguntungkan secara ekonomi, keterlibatan UMKM juga dianggap sebagai bentuk penguatan identitas daerah. Produk yang ditawarkan bukan hanya sekadar barang dagangan, tetapi juga membawa cerita budaya di baliknya.

Dispora Kaltim berharap sinergi olahraga tradisional dan UMKM bisa diperluas hingga ke seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan lebih merata.

“Kami ingin olahraga tradisional tidak berhenti di level hiburan. Ia harus jadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” pungkas Bagus. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru