Olahraga Tradisional, Dari Lapangan Komunitas Menuju Panggung Daerah

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Sulaiman

Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Sulaiman

Infonusa.co, Samarinda – Di sudut-sudut kampung di Kalimantan Timur, masih ada anak-anak yang memainkan gasing, menarik layangan, atau belajar menyumpit dengan penuh antusias. Namun, gema permainan itu kini semakin sayup, terdesak oleh dominasi olahraga modern dan gaya hidup serba digital.

Kondisi ini membuat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim angkat bicara. Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Sulaiman, menilai pelestarian olahraga tradisional tidak bisa hanya bertumpu pada organisasi resmi. Pemerintah, menurutnya, harus turun langsung mendampingi para pegiat komunitas yang menjadi ujung tombak di lapangan.

“Pembinaan itu tidak boleh berhenti di tingkat organisasi induk. Pemerintah perlu menjangkau langsung para pelaku di lapangan, mereka yang setiap hari aktif menggerakkan olahraga di komunitas,” jelas Sulaiman.

Bagi Sulaiman, pegiat komunitas memiliki peran vital. Dengan dukungan nyata—mulai dari pelatihan, fasilitasi kegiatan, hingga penyediaan sarana—mereka bisa menghidupkan kembali semangat masyarakat terhadap olahraga tradisional. “Kalau pegiatnya dibina, mereka bisa rutin menggelar latihan, event komunitas, sampai turnamen lokal yang mampu menarik minat generasi muda,” tambahnya.

Olahraga tradisional di Kaltim sendiri beragam. Ada menyumpit, gasing, dansa, layangan, memancing, hingga panahan tradisional dan panahan berkuda yang sudah terdaftar di bawah naungan KORMI Kaltim. Lebih dari sekadar olahraga, Sulaiman menekankan bahwa permainan ini adalah warisan budaya yang sarat nilai sejarah dan identitas lokal.

“Ciri khas lokal yang terkandung di dalamnya sangat berharga. Panahan sambil menunggang kuda, misalnya, itu kombinasi kekuatan budaya dan olahraga yang luar biasa,” ujarnya.

Selain menjaga tradisi, olahraga ini diyakini mampu membangun karakter, memperkuat solidaritas sosial, sekaligus menciptakan ruang sehat bagi generasi muda. “Ini bisa menjadi alternatif positif agar anak-anak muda tidak terjerumus ke hal-hal negatif. Mereka punya wadah yang membangun dan menyenangkan,” tegasnya.

Dispora Kaltim pun berharap ada perhatian lebih, baik dari pemerintah daerah maupun pusat, untuk menjamin keberlangsungan olahraga tradisional. Dukungan bisa berupa pembinaan langsung, penyediaan peralatan, hingga penyelenggaraan kompetisi di berbagai level.

“Kalau ini dilakukan konsisten, bukan tidak mungkin olahraga tradisional kembali menjadi bagian keseharian masyarakat, bahkan jadi kebanggaan daerah,” pungkasnya.

Dengan komitmen bersama, Kaltim optimistis mampu menjaga napas olahraga tradisional tetap hidup, bukan sekadar sebagai warisan masa lalu, tetapi sebagai jati diri yang relevan di tengah derasnya arus modernisasi. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total
Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni
Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata
Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat
Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi
Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah
DPRD Samarinda Panggil Disdikbud dan Desak Pembenahan Komunikasi Terkait Tersendatnya Intensif Guru 
Sempat Mandek, Komisi IV DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda Penanggulangan HIV-TB
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:20 WIB

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:11 WIB

Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:08 WIB

Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:58 WIB

Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah

Berita Terbaru