Nilai-Nilai Pancasila Harus Diamalkan dalam Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

- Jurnalis

Sabtu, 21 Januari 2023 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: Ist)

Anggota DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: Ist)

infonusa.co, Kutai Barat – Nilai-nilai Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal ini ungkapkan Anggota DPRD Kaltim, M. Udin dalam pelaksanaan program sosialisasi wawasan kebangsaan (Sosbang) di Balai Kampung Tanjung Laong, Kecamatan Muara Pahi, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sabtu (21/1/2023)

M. Udin menegaskan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara sangat penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah banyaknya keberagaman kita.

“Pengamalan Pancasila memacu setiap orang untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman budaya, suku, ras dan agama,” tegasnya.

Legislator Kaltim itu menyampikan, Pancasila mempunyai lima butir sila yang menjadi landasan ideologi bagi bangsa Indonesia. Setiap silanya memiliki kandungan nilai yang harus dipatuhi dan wajib diimplementasikan oleh seluruh warga Indonesia dalam rangka menjaga kedaulatan bangsa.

Dia juga menambahkan, warga Muara Pahu perlu diberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan penguatan nilai-nilai Pancasila untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dalam bermasyarakat, rasa toleransi dan tenggang rasa tentu akan memberikan pengaruh bagaimana indahnya menjaga keharmonisan dalam kehidupan bersosial di tengah keberagaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, M. Udin memaparkan bahwa menumbuhkan rasa persatuan sangat penting di ambang kekhawatiran atas memudarnya jiwa nasionalisme bangsa. Contohnya pada generasi muda saat ini yang cenderung mulai mengikuti dan mencintai dialek asing dibandingkan bahasa asli daerahnya sendiri.

“Oleh karena itu, pondasi paling penting yang ditanamkan kepada masyarakat adalah bagaimana mereka memahami nilai-nilai Pancasila dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di setiap aktivitas,” paparnya.

Hal-hal yang tidak kalah penting untuk diamalkan diantaranya adalah mengembangkan perilaku luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong royong, serta menumbuhkan sikap adil dan bijaksana terhadap sesama.

“Bukan hanya itu, menjaga keseimbangan hak dan kewajiban, menghormati hak orang lain dan suka membantu orang lain, itu juga nilai penting yang harus diamalkan dalam kehidupan,” tutupnya.(MF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Siswa Lebih Jago Bahasa Ketimbang Matematika, DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Jadi Biang Kerok
Utang Proyek 2025 Tembus Rp400 Miliar, DPRD Desak Pemkot Samarinda Segera Bayar Kontraktor
DPRD Samarinda Ingatkan Program Makan Bergizi Gratis Harus Berdayakan Petani dan UMKM Lokal
DPRD Samarinda Desak Pemkot Benahi Sektor Pendidikan: Dari Kuota Sekolah hingga Beasiswa
Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total
Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni
Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:19 WIB

Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:16 WIB

Siswa Lebih Jago Bahasa Ketimbang Matematika, DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Jadi Biang Kerok

Senin, 8 Juni 2026 - 15:13 WIB

Utang Proyek 2025 Tembus Rp400 Miliar, DPRD Desak Pemkot Samarinda Segera Bayar Kontraktor

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Program Makan Bergizi Gratis Harus Berdayakan Petani dan UMKM Lokal

Senin, 25 Mei 2026 - 15:20 WIB

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total

Berita Terbaru