Menjaga Denyut Olahraga Kaltim, Peran Senyap UPTD PPO Dispora

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi

Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi

Infonusa.co, Samarinda– Stadion Utama Palaran dan Gelora Kadrie Oening sering menjadi wajah megah olahraga Kalimantan Timur. Namun di balik sorotan lampu dan riuh sorak penonton, ada tangan-tangan sunyi dari UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim yang memastikan denyut kehidupan stadion tetap berjalan.

Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi, menegaskan bahwa unitnya bukan sekadar penjaga aset. Mereka adalah penyedia layanan, perawat fasilitas, sekaligus penopang keberlanjutan lewat penerapan Perda Retribusi.

“Yang utama, bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaat fasilitas yang ada. Itu tujuan dari semua kerja kami,” ujarnya.

UPTD PPO kini memperkuat SDM pelayanan publik melalui pelatihan teknis dan hospitality. Petugas dituntut tak hanya ramah, tetapi juga sigap dalam menanggapi kendala serta menjaga kenyamanan pengguna.

“Pelayanan bukan hanya senyum, tapi juga ketepatan solusi. Pengguna harus yakin bahwa fasilitas ini bisa diandalkan,” jelasnya.

Terkait pemeliharaan, Junaidi mengakui anggaran yang terbatas tetap menjadi tantangan. Namun, standar kualitas menurutnya tidak boleh turun.

“Kami minimal harus bisa menjaga kualitas yang ada. Ini komitmen yang kami pegang,” katanya.

Lebih jauh, keberadaan Perda Retribusi Daerah dianggap vital. Bukan semata soal pemasukan, melainkan agar sistem penggunaan fasilitas tetap terukur dan berkelanjutan.

“Kalau semua gratis, manajemennya bisa kacau. Ada biaya perawatan yang harus dipenuhi agar fasilitas ini terus layak dipakai,” tegasnya.

Dengan kerja senyap itu, UPTD PPO Dispora Kaltim menjadi pengawal di balik layar—menjaga agar stadion dan sarana olahraga di Benua Etam tetap hidup, tidak sekadar menjadi monumen beton tanpa fungsi. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

 

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru