Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pembenahan Lahan agar Pembangunan Sekolah Tak Tersendat

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

Infonusa.co, Samarinda – Kebutuhan ruang belajar di Kalimantan Timur terus meningkat, namun upaya pembangunan sekolah baru kerap terhenti bukan karena anggaran, melainkan persoalan mendasar: status lahan yang belum tuntas.

Komisi IV DPRD Kaltim menilai masalah legalitas lahan masih menjadi titik lemah dalam pengajuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dari kabupaten dan kota. Banyak usulan yang masuk terpaksa tertahan karena dokumen kepemilikan lahan tidak lengkap atau belum jelas secara hukum.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menyebut kondisi ini sebagai persoalan klasik yang terus berulang. Padahal, kebutuhan sekolah baru di sejumlah wilayah, terutama kawasan perkotaan seperti Samarinda dan Balikpapan, sudah semakin mendesak.

“Tanpa kejelasan status lahan, pembangunan sekolah tidak mungkin dilakukan. Ini persoalan dasar yang seharusnya bisa disiapkan sejak awal,” tegasnya.

Menurut Andi Satya, lemahnya kesiapan administrasi di tingkat daerah justru menghambat pemerintah provinsi dalam memperluas layanan pendidikan. Padahal, dukungan pembangunan hanya bisa diberikan jika seluruh persyaratan teknis dan legal terpenuhi.

Ia mendorong pemerintah kabupaten/kota agar lebih serius menyiapkan perencanaan lahan, melakukan pengecekan langsung di lapangan, serta memastikan dokumen kepemilikan sudah bersih sebelum mengajukan proposal pembangunan sekolah.

Andi Satya mengingatkan, tanpa pembenahan menyeluruh pada aspek perencanaan dan administrasi, hambatan serupa akan terus berulang dan berdampak pada tertundanya pemenuhan hak pendidikan masyarakat.

“Kalau persoalan ini tidak dibenahi dari sekarang, kebutuhan sekolah baru akan selalu tertinggal dari pertumbuhan jumlah siswa,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru