Komisi III DPRD Kaltim Dorong Audit Menyeluruh Demi Jaga Mutu Infrastruktur Daerah

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur menaruh perhatian serius terhadap kualitas pembangunan infrastruktur, khususnya proyek jalan yang tersebar di berbagai wilayah. Seiring meningkatnya aduan masyarakat terkait mutu pekerjaan, Komisi III menilai perlu adanya audit teknis komprehensif agar standar pembangunan benar-benar dijalankan secara konsisten.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menyampaikan bahwa pengawasan tidak cukup dilakukan di tahap akhir proyek. Menurutnya, kualitas infrastruktur sangat ditentukan oleh kepatuhan kontraktor sejak perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

“Masalah utama bukan hanya besarnya anggaran, tetapi bagaimana proyek itu dijalankan sesuai spesifikasi. Kalau dari awal sudah menyimpang, hasilnya pasti bermasalah,” ujarnya.

Reza menjelaskan, audit yang didorong DPRD tidak terbatas pada pemeriksaan fisik jalan, melainkan mencakup seluruh rantai pekerjaan. Mulai dari proses pengadaan, kualitas material, sistem pengawasan, hingga konsistensi pelaksanaan kontrak oleh penyedia jasa.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan daerah, seperti penggunaan material di bawah standar atau lemahnya kontrol di lapangan.

“Setiap rupiah yang digunakan adalah uang rakyat. Karena itu, pelaksana proyek harus bekerja profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Komisi III juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) meningkatkan intensitas pengawasan. Reza menilai peran pengawas lapangan sangat krusial dalam memastikan mutu pekerjaan, bukan sekadar formalitas administrasi.

“Pengawasan harus dilakukan sejak awal pengerjaan, bukan hanya saat proyek hampir selesai. Kehadiran pengawas di lapangan menentukan kualitas hasil,” katanya.

Selain pengawasan internal pemerintah, DPRD Kaltim juga membuka ruang partisipasi publik. Aduan masyarakat dianggap sebagai bagian penting dalam sistem kontrol pembangunan, sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

“Kritik masyarakat justru membantu kami melihat kondisi riil di lapangan. Itu bentuk kepedulian, bukan hambatan pembangunan,” jelas Reza.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dijauhkan dari kepentingan non-teknis, seperti intervensi atau praktik titipan. Menurutnya, profesionalisme dan transparansi menjadi fondasi utama agar proyek yang dibiayai APBD benar-benar berkualitas.

“Kalau prosesnya bersih dan sesuai aturan, hasilnya akan kokoh dan bertahan lama,” ujarnya.

Ke depan, Komisi III DPRD Kaltim memastikan akan terus memantau proyek-proyek strategis, terutama jalan penghubung di wilayah pesisir dan pedalaman yang sangat bergantung pada infrastruktur layak.

“Targetnya jelas, masyarakat harus menikmati infrastruktur yang aman, kuat, dan berfungsi jangka panjang. Itulah tanggung jawab kami dalam pengawasan,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru