Komisi II DPRD Kaltim Pandang Penyesuaian Gaji ASN sebagai Investasi Kualitas Layanan Publik

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, M. Husni Fahruddin

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, M. Husni Fahruddin

Infonusa.co, Samarinda – Upaya pemerintah pusat menata ulang struktur gaji dan insentif aparatur sipil negara (ASN) dinilai sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik, termasuk di Kalimantan Timur.

Komisi II DPRD Kaltim memandang kebijakan tersebut bukan sekadar soal peningkatan kesejahteraan pegawai, tetapi juga bagian dari upaya membangun birokrasi yang lebih produktif dan profesional.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, M. Husni Fahruddin, menyampaikan bahwa kesejahteraan aparatur memiliki kaitan langsung dengan kinerja pelayanan. Menurutnya, ASN yang bekerja dengan beban tanggung jawab besar harus ditopang dengan sistem penggajian yang adil dan proporsional.

“Ketika kesejahteraan diperhatikan, harapannya semangat kerja juga meningkat. Dari situ kualitas pelayanan ke masyarakat bisa ikut terdorong,” ujarnya.

Namun demikian, Husni menekankan bahwa penyesuaian gaji harus dibarengi dengan sistem kerja yang jelas dan berbasis kinerja. Ia menilai peningkatan pendapatan ASN tidak boleh berdiri sendiri tanpa penguatan mekanisme evaluasi dan pengawasan.

“Prinsipnya harus seimbang. Kesejahteraan naik, tapi tuntutan kinerja juga harus lebih terukur dan konsisten,” tegasnya.

Ia menyebut DPRD Kaltim mendukung penguatan sistem penilaian berbasis prestasi, agar aparatur tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menunjukkan hasil nyata dalam pelayanan publik.

Lebih jauh, Husni menilai kualitas aparatur tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh sikap profesional, disiplin kerja, serta kesiapan mental dalam menghadapi tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.

“Pelayanan publik hari ini menuntut ASN yang sigap, profesional, dan bertanggung jawab. Penyesuaian gaji harus menjadi pemicu perubahan ke arah itu,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru