Infonusa.co, Tenggarong – Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait mengenai rencana hibah lahan dari PT Bara Benua Energi (BBE) untuk Desa Persiapan Loa Duri Seberang.
RDP yang berlangsung di ruang rapat Komisi I, Senin (25/8/2025) ini, sekaligus membahas tindak lanjut Pemkab Kukar dalam mendukung pemekaran desa.
Anggota Komisi I DPRD Kukar,Desman Minang Endianto menegaskan bahwa proses hibah lahan tersebut sama sekali tidak menghambat percepatan pemekaran desa.
Menurut Politisi PKB tersebut, tahapan yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) telah mencapai hampir 90 persen.
“Saya kira tidak. Kita hanya mengimbangi saja, mengingat aktivitas Pansus mulai dari studi, konsultasi, hingga harmonisasi sudah berjalan. Tahapannya sudah mungkin 80–90 persen kita lalui. Jadi hari ini sifatnya hanya mengimbangi, tidak ada untuk menghambat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesiapan Desa Persiapan menuju desa definitif membutuhkan dukungan infrastruktur, termasuk lahan untuk perkantoran, fasilitas kesehatan, hingga sarana prasarana lainnya.
Karena itu, masyarakat sejak 2024 telah mengajukan agar PT BBE menghibahkan lahan yang tidak digunakan sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap pemekaran desa.
“Yang penting ketika Desa Persiapan ini nantinya melangkah ke tahap berikutnya tidak ada hambatan, sehingga bisa mendapatkan kode register dari kementerian dan menjadi desa definitif. Maka lahan ini menjadi kebutuhan mendesak,” tegasnya. (Adv)









