Ketua DPRD Kukar Minta Fasilitas Pulau Kumala Dibenahi: Waterboom, Hotel hingga Kereta Gantung

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani saat diwawancarai oleh awak media.

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani saat diwawancarai oleh awak media.

Infonusa.co, Tenggarong – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menanggapi progres pembangunan Waterboom di Pulau Kumala. Ia menegaskan bahwa pembangunan waterboom hanyalah salah satu bagian dari kebutuhan besar untuk menjadikan Pulau Kumala kembali sebagai destinasi wisata andalan Kukar.

Kata dia, revitalisasi Pulau Kumala tidak bisa setengah-setengah. Semua fasilitas pendukung harus dibenahi secara menyeluruh agar kawasan wisata tersebut mampu bersaing, baik di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.

“Pulau Kumala itu kan salah satu destinasi wisata andalan Kukar. Jadi bukan hanya waterboom, tapi hotelnya juga harus diperbaiki, fasilitas lainnya diperbaiki, bahkan kalau perlu mengaktifkan kembali kereta gantung dan menara putar yang dulu pernah menjadi ikon,” tegasnya, Minggu (17/8/2025).

Politikus PDIP tersebut menambahkan, area permainan anak-anak yang sempat terbengkalai juga harus dihidupkan kembali. Menurutnya, daya tarik wisata tidak hanya terletak pada satu fasilitas utama, tetapi pada kombinasi pengalaman yang ditawarkan.

“Wisata itu kan soal pengalaman, soal apa yang tidak bisa mereka temui di tempat lain. Kalau fasilitasnya lengkap dan khas, pasti lebih banyak pengunjung yang datang,” jelasnya.

Yani menekankan, DPRD Kukar siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya revitalisasi ini. Ia menilai, pengembangan wisata harus berorientasi jangka panjang, meskipun membutuhkan biaya besar.

“Pulau Kumala ini harus dirombak total, dipoles ulang supaya bisa menjadi ikon pariwisata kita,” katanya.

Lebih jauh, Ketua DPRD Kukar ini menyampaikan bahwa Pulau Kumala bisa dikembangkan dengan konsep bertahap menuju wisata internasional.

“Jadi nanti ada kombinasi. Wisata lokal kita tonjolkan, seperti budaya dan kearifan lokal. Lalu ada fasilitas berstandar nasional, dan bahkan ada yang bernuansa internasional,” ungkapnya.

Menurut Yani, jika Pulau Kumala dikelola dengan serius, kawasan ini bisa menjadi salah satu magnet wisata terbesar di Kalimantan Timur, bahkan Indonesia.

Pasalnya, hal ini sekaligus dapat berdampak positif pada peningkatan ekonomi daerah, terbukanya lapangan kerja, hingga meningkatnya citra Kukar sebagai daerah yang kaya potensi wisata.

“Kalau Pulau Kumala benar-benar dibenahi, saya yakin ini bisa jadi ikon wisata yang membanggakan,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru