Infonusa.co, Samarinda – Setelah sukses mengawal berbagai ajang olahraga pelajar, kini sorotan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) tertuju pada agenda besar berikutnya: Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Pepapernas) 2025. Ajang ini akan digelar pada September hingga November mendatang di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan menjadi momen penting bagi atlet pelajar disabilitas untuk unjuk gigi di panggung nasional.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta, menegaskan bahwa Pepapernas bukan sekadar kompetisi biasa. Lebih dari itu, event ini adalah ruang pembuktian bahwa keterbatasan bukan halangan bagi generasi muda untuk meraih prestasi.
“Kalau di kalender kegiatan, memang ada beberapa agenda. Tapi Pepapernas ini yang paling strategis. Kami ingin atlet pelajar disabilitas Kaltim bisa tampil maksimal,” ujarnya, Jumat
Dispora Kaltim bersama National Paralympic Committee (NPC) Kaltim saat ini tengah mematangkan persiapan. Proses seleksi, penyusunan jadwal latihan, hingga urusan teknis keberangkatan ke Lombok menjadi fokus utama agar kontingen Bumi Etam benar-benar siap tempur.
Tak hanya soal fisik, Bagus mengingatkan bahwa kebutuhan atlet disabilitas berbeda dengan kejuaraan pelajar pada umumnya. Aksesibilitas, kesehatan, hingga kenyamanan selama perjalanan menjadi aspek penting yang tak boleh terlewat. “Kami pastikan semua kebutuhan mereka terjamin,” tegasnya.
Para atlet yang akan berangkat nantinya merupakan hasil seleksi berlapis dari tingkat kabupaten/kota. Pelatih, sekolah, hingga NPC daerah ikut menentukan siapa saja yang layak mengisi skuad Kaltim. Cara ini diharapkan mampu membentuk tim solid dengan daya juang tinggi.
Dengan persiapan matang ini, Dispora Kaltim optimistis kontingen pelajar disabilitas bisa mengharumkan nama daerah sekaligus membuktikan bahwa prestasi adalah milik siapa pun yang berani berusaha, tanpa memandang keterbatasan. (Ina/Adv/DisporaKaltim)









