Kaltim Dorong Olahraga Tradisional Jadi Sumber Prestasi dan Identitas

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Saputra Sugiarta

Kepala Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A. Bagus Saputra Sugiarta

Infonusa.co, Samarinda – Di balik sorak-sorai olahraga modern, cabang olahraga tradisional kini mulai meneguhkan pijakannya sebagai bagian penting dari prestasi daerah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah mendorong cabang-cabang olahraga warisan leluhur ini agar tak hanya lestari, tapi juga mampu bersaing di panggung nasional.

Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Sugiarta, menegaskan bahwa pembinaan olahraga tradisional bukan sekadar formalitas. Programnya dirancang sistematis dan berkesinambungan, dengan melibatkan pelatih, atlet, hingga manajer dalam forum komunikasi dan evaluasi rutin.

“Seleksi Potradnas lalu jadi bukti antusiasme tinggi. Hampir semua daerah ikut serta, meski masih ada dua kabupaten yang absen. Ini menandakan olahraga tradisional semakin punya tempat di hati masyarakat,” jelas Bagus.

Kini, olahraga tradisional telah diakui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sebagai cabang resmi. Hal ini membuka peluang besar bagi atlet muda Kaltim untuk menorehkan prestasi di ajang nasional, tanpa meninggalkan akar budaya mereka.

“Anak-anak ini harus konsisten berlatih karena jalannya sudah terbuka lebar. Tinggal bagaimana kita mengawal dengan pembinaan yang terarah,” tambahnya.

Dispora Kaltim juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas latihan strategis. Namun, Bagus menekankan bahwa kolaborasi lintas pihak sangat dibutuhkan, terutama dukungan pemerintah kabupaten/kota dalam menyediakan agenda latihan rutin serta sarana yang memadai.

“Kalau setiap daerah bergerak, maka pengembangan atlet akan lebih merata. Tidak ada lagi cerita prestasi hanya lahir di satu-dua kota besar,” ujarnya.

Lebih dari sekadar target medali, Bagus menegaskan bahwa olahraga tradisional membawa nilai budaya yang harus dijaga. “Prestasi penting, tapi identitas juga harus tetap hidup. Olahraga tradisional adalah wajah budaya kita, dan inilah yang akan menjadi kebanggaan Kaltim di masa depan,” pungkasnya.(Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru