Johansyah Ingatkan Pemerataan Pembangunan di Tengah Penurunan APBD 2026

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bapemperda DPRD Kukar Johansyah.

Ketua Bapemperda DPRD Kukar Johansyah.

Infonusa.co, Tenggarong – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Johansyah, menyoroti proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar tahun 2026 yang diperkirakan hanya mencapai sekitar Rp7,3 triliun.

Menurutnya, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal untuk menjamin pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kukar.

“Idealnya, pembangunan daerah memerlukan anggaran sekitar Rp10 triliun agar sektor-sektor penting dapat digarap secara menyeluruh,” ujarnya pada Jumat (5/9).

Politikus Golkar ini menilai, keterbatasan anggaran ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dalam merealisasikan janji pembangunan yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Karena itu, ia mendorong adanya sinergi kuat antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Kukar untuk menentukan prioritas pembangunan.

Selain itu, Johansyah menekankan, pentingnya keterbukaan dan diskusi komprehensif agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran.

“Pemerintah daerah juga harus lebih serius menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga tidak terus bergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat,” tambahnya.

Ia menyebut, sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, dan pariwisata memiliki peluang besar untuk dimaksimalkan. Tidak hanya itu, perusahaan-perusahaan besar di Kukar juga perlu didorong lebih aktif dalam menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dia mengingatkan, pemerataan pembangunan merupakan bagian dari janji politik Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin, sehingga harus diwujudkan melalui kebijakan anggaran yang pro-rakyat.

“Harapan kita, pembangunan dilakukan secara adil dan tepat sasaran. Janji politik kepala daerah harus dibuktikan melalui kebijakan anggaran yang benar-benar menyentuh kepentingan rakyat,” tandasnya. (Adv)

Berita Terkait

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota
Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif
Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar
DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa
Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner
DPRD Kukar Soroti Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Muara Muntai
Ketua DPRD Kukar Minta Program Rp150 Juta per RT Dikaji Ulang
Ketua DPRD Kukar Desak Evaluasi HGU PT BDA
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 18:22 WIB

DPRD Kukar Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu Kota

Sabtu, 6 September 2025 - 17:11 WIB

Sugeng Hariadi Minta BPJS Perluas Cakupan Penyakit, Bukan Naikkan Tarif

Sabtu, 6 September 2025 - 17:02 WIB

Muhammad Idham Desak Pemerataan Alokasi Anggaran Pembangunan di Kukar

Sabtu, 6 September 2025 - 16:59 WIB

DPRD Kukar Tekankan Penyediaan Air Bersih di Kecamatan Muara Jawa

Sabtu, 6 September 2025 - 16:39 WIB

Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Profesional Kawasan Kuliner

Berita Terbaru