Jalankan PKM di UPTD BBI Kota Bontang, Prodi Akuakultur FPIK Unmul Beri Pengarahan Terkait Budidaya Ikan di KJA

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Bersama Prodi Akuakultur & Pihak Masyarakat.

Dokumentasi Bersama Prodi Akuakultur & Pihak Masyarakat.

Infonusa.co, Bontang — Program Studi (Prodi) Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Uni

versitas Mulawarman (Unmul) kembali meneguhkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam wujud Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui program edukasi pengelolaan lingkungan perairan untuk keberlanjutan budidaya ikan di Karamba Jaring Apung (KJA) Kota Bontang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, (9/7) di UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Tanjung Laut Indah Kota Bontang tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I FPIK Unmul, Dr. Agustina, S.Pi., M.Si., Ketua Jurusan Budidaya Perairan, Dr. Adi Susanto, S.Pi., M.Si., Koordinator Program Studi, Dr. Andi Nikhlani, S.Pi., M.P., Kasubbag Tata Usaha UPTD BBI Tanjung Laut mewakili Kepala Balai, Ahmad, serta beberapa Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) di Kota Bontang

Program yang melibatkan Dosen-Dosen Akuakultur yang tergabung kedalam tim, termasuk Dosen CPNS baru yang juga turut berkecimpung di kegiatan ini diantaranya, Nurhalisa, S.Pi., M.P., Deasy Angela S.Pi., M.Si., Muhammad Ikhwan Ihtifazhuddin, S.S.T.Pi., M.P., dan Ramanda Ahmad Rizal, S.Pi., M.P. merupakan kegiatan wajib tenaga pendidik sebagai bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam membantu pembudidaya ikan mengatasi permasalahan yang terjadi pada komoditas budidayanya.

Koordinator Prodi Akuakultur, Dr. Andi Nikhlani, S.Pi., M.P. mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yang terjadi pada para pembudidaya KJA di Kota Bontang yang baru baru ini terjangkit penyakit. Dalam upaya mengatasi masalah itu, Ia dan timnya memberikan edukasi terkait penanggulangan penyakit ikan yang disampaikan oleh Dr. Agustina, S.Pi., M.Si., dan pengelolaan kualitas air yang disampaikan oleh Aang Setyawan Anjasmara, S.Pi., M.P.

“PKM Ini merupakan kegiatan yang memang harus selalu dilakukan oleh dosen yang ada di lingkungan Perguruan Tinggi, setiap tahun selalu kita lakukan, termasuk di Kota Bontang untuk tahun ini, Ide-nya kenapa di Bontang, karena waktu itu ada info yang mengatakan bahwa organisme budidayanya itu banyak mengalami kematian.” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa program PKM kali ini difokuskan pada edukasi terhadap pengendalian penyakit dan pengelolaan kualitas air budidaya kepada para masyarakat yang mengalami permasalahan tersebut. Edukasi tersebut dimaksudkan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit yang lebih luas, sehingga angka kematian pada komoditas budidaya dapat ditekan.

“Sebetulnya memang banyak hal yang harus diperhatikan karena semuanya itu berhubungan, kalau misalnya lingkungannya bagus dan imunitas ikannya juga bagus, tidak akan timbul penyakit, jadi saling terhubung dari faktor luar dan dalam,” jelasnya.

Selain itu, Prodi Akuakultur FPIK Unmul juga memperkenalkan produk obat ikan herbal yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Hj. Esti Handayani Hardi, S.Pi., M.Si. bernama *_“BioImun”_* sebagai produk yang efektif mengendalikan penyakit pada ikan. Pengenalan produk ini juga dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat dalam mengatasi masalah yang kerap mereka hadapi dalam proses budidaya di KJA.

Ditempat yang sama, Kasubbag Tata Usaha (KTU) UPTD BBI Tanjung Laut Indah, Ahmad, mewakili Kepala UPTD, menyambut baik program PKM yang dilakukan oleh Prodi Akuakultur FPIK Unmul. Ia bersyukur atas kunjungan para tenaga pendidik ke Bontang untuk memberikan edukasi kepada mereka.

“Selamat datang kami ucapkan kepada bapak ibu sekalian, inilah keadaan kami, kami bersyukur sudah dikunjungi, semoga ibu bapak bisa senang hadir kesini,” ujar Ahmad dalam Sambutannya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Budidaya Perairan FPIK Unmul, Dr. Adi Susanto, S.Pi., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum diskusi untuk bersama-sama mengatasi permasalahan yang terjadi. Ia berharap kepada para pembudidaya agar dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai forum _sharing_ yang interaktif supaya masalah yang terjadi dapat diidentifikasi dan diselesaikan dengan baik.

“Untuk para pembudidaya yang hadir pada kegiatan ini, mudah-mudahan nanti bisa _sharing_ dengan dosen-dosen sekalian, apa-apa saja yang menjadi kendala atau pengalaman dari para pembudidaya dapat disampaikan sehingga permasalahan dapat diatasi,” ucapnya.

Akhir, ia berharap bahwa dengan hadirnga program PKM yang dilaksanakan oleh Prodi Akuakultur FPIK Unmul ini dapat menjadi solusi atas permasalahan yang selama ini dialami oleh para pembudidaya KJA di Kota Bontang.

“Harapannya dengan datangnya kami disini dapat memberikan solusi atas kendala yang dialami oleh para pembudidaya khususnya para pembudidaya KJA di Kota Bontang ini,” pungkasnya. (IN)

Berita Terkait

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total
Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni
Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata
Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat
Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi
Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah
DPRD Samarinda Panggil Disdikbud dan Desak Pembenahan Komunikasi Terkait Tersendatnya Intensif Guru 
Sempat Mandek, Komisi IV DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda Penanggulangan HIV-TB
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:20 WIB

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:11 WIB

Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:08 WIB

Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:58 WIB

Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah

Berita Terbaru