Infonusa.co, TENGGARONG – Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ikut-ikutan mengibarkan bendera bajak laut ala serial One Piece menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Fenomena bendera hitam bergambar tengkorak cyt mast menjadi tren di media sosial dan sempat memuncaki pencarian Google, namun Yani menilai tindakan itu dapat menimbulkan perpecahan dan kerancuan makna.
“Pengibaran bendera One Piece memang kerap dipakai sebagai bentuk protes terhadap kinerja pemerintah, tapi cara itu tidak tepat saat momentum kemerdekaan. Kritik harus disampaikan secara konstruktif, bukan dengan simbol yang justru merusak rasa kebangsaan,” tegas Yani, Sabtu (2/8/2025).
Selain menyerukan agar hanya Bendera Merah Putih yang berkibar selama perayaan, Yani juga menginstruksikan DPRD untuk berkoordinasi dengan Satpol PP Kukar.
Rencananya, tim penertiban akan melakukan patroli di sekitar Kota Tenggarong untuk menertibkan setiap bendera yang tidak sesuai aturan.
“Jika ditemukan warga yang memasang bendera tersebut, beri teguran terlebih dahulu. Bila tidak diindahkan, baru kita terapkan sanksi administratif. Kita harus menjaga kesakralan momen 17 Agustus dan menghargai perjuangan para pahlawan,” ujarnya.
Selain itu, dia menambahkan bahwa generasi muda perlu cermat menyaring konten viral di media sosial.
“Jangan sampai terhasut postingan yang bisa memecah-belah atau menyinggung perasaan kebangsaan. Kita harus bangga dan bersatu di hari kemerdekaan,” pungkasnya. (Adv)









