Fuad Tegaskan RSUD Wajib Utamakan Nyawa Pasien, Tak Boleh Jadikan BPJS Alasan Penolakan

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Anggota Komisi IV
DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur menekankan bahwa seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) di bawah naungan Pemerintah Provinsi Kaltim harus mengedepankan aspek kemanusiaan dalam setiap pelayanan kesehatan. Penanganan pasien, khususnya dalam kondisi darurat, tidak boleh dibatasi oleh persoalan administrasi maupun status kepesertaan BPJS Kesehatan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menerima keluhan dari masyarakat terkait adanya pasien yang tidak segera mendapatkan penanganan medis karena jenis kasusnya dianggap tidak sepenuhnya dijamin BPJS. Menurutnya, praktik semacam itu tidak dapat dibenarkan, terlebih ketika pasien datang dalam kondisi gawat darurat.

“Dalam situasi darurat, yang harus diutamakan adalah keselamatan pasien. Rumah sakit setidaknya wajib memberikan tindakan awal. Kondisi seperti ini tidak bisa ditunda hanya karena urusan administrasi,” kata Fuad.

Ia mencontohkan kasus kecelakaan lalu lintas yang kerap memicu perdebatan antara rumah sakit, pihak keluarga, dan penjamin layanan kesehatan. Fuad menegaskan, RSUD tidak diperkenankan menunda pertolongan medis dengan alasan belum jelasnya skema pembiayaan di tahap awal.

Selain itu, Fuad juga menyinggung kebijakan Pemprov Kaltim yang telah memperluas fungsi layanan pada sejumlah RSUD, seperti RS Mata, RSJD Atma Husada Mahakam, dan RSUD Aji Muhammad Salehuddin II. Dengan kebijakan tersebut, rumah sakit tidak hanya berfokus pada layanan spesifik, tetapi juga memiliki kewenangan memberikan tindakan medis dasar.

“Walaupun ada layanan yang belum masuk dalam tanggungan BPJS, respons cepat dari rumah sakit tetap wajib dilakukan. Tidak ada satu pun orang yang berharap mengalami musibah,” ujarnya.

Legislator dari daerah pemilihan Samarinda itu juga mengingatkan agar tenaga kesehatan di RSUD tidak mengambil keputusan sepihak, seperti langsung menolak atau merujuk pasien tanpa penanganan awal. Ia menilai koordinasi internal dan keterlibatan pimpinan rumah sakit merupakan bagian dari tanggung jawab profesional tenaga medis.

“Petugas di lapangan harus segera berkoordinasi dengan pimpinan rumah sakit agar keputusan yang diambil tetap berpihak pada keselamatan pasien,” tegasnya.

Tak hanya kepada rumah sakit, Fuad juga mendorong BPJS Kesehatan untuk melakukan evaluasi terhadap cakupan layanan, khususnya pada kasus-kasus yang sering terjadi di masyarakat. Menurutnya, kebijakan jaminan kesehatan nasional harus menempatkan nilai kemanusiaan sebagai prinsip utama.

“BPJS perlu meninjau kembali kebijakan yang ada. Presiden juga berulang kali menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus mengedepankan sisi kemanusiaan,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru